Guru Harus Bisa Menjadi Influencer, Memberi Pengaruh Positif pada Murid

- Jumat, 24 September 2021 | 18:31 WIB
Webinar Asyik Bersama Digital Maksimal dengan Merdeka Belajar yang digelar Telkomsel, kemarin. (sm/dok)
Webinar Asyik Bersama Digital Maksimal dengan Merdeka Belajar yang digelar Telkomsel, kemarin. (sm/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebagai guru, tidak cukup sekadar bisa mengajar, tapi harus bisa menjadi influencer yang memberikan pengaruh positif bahkan menjadi idola bagi muridnya.

Begitu pula dengan pelajar, tentunya dengan mengembangkan potensinya secara maksimal akan memberikan pengaruh yang baik bagi keluarga dan sekolah.

Karena itu, untuk memfasilitasi para guru dan para pelajar, Telkomsel menggelar webinar bertema “Asyik Bersama Digital Maksimal dengan Merdeka Belajar", kemarin.

Baca Juga: Game STEM Konsep Bermain Anak Berbasis Science Ala Dosen Upgris

Webinar yang ditujukan bagi guru dan pelajar itu menghadirkan Motivator & Human Skill Consultant Lohjenawi, artis muda Zara, Anneth dan Enda pemeran utama film “Kau dan Dia” serta Sulistyani dari e-Sports Indonesia.

"Webinar ini tidak sekadar membahas soal belajar tetapi bagaimana para pengajar (guru) dan peserta didik (pelajar) mampu mengembangkan potensi diri dan menjadi seorang influencer di lingkungan terdekat," kata General Manager DLS and Direct Sales Telkomsel Area Jawa Bali, Agus Priyanto saat webinar.

Webinar juga menghadirkan seorang Pro Player e-Sport dan Pengurus Besar e-Sports Indonesia (PB ESI) Jawa Tengah yang semakin membuat semarak acara.

Baca Juga: Ledakan Kasus Positif Covid Masih Rawan Terjadi, Wakil Ketua MPR RI: Disiplin Prokes dan 3T jadi Harga Mati

Kedua narasumber mengupas tuntas soal potensi-potensi positif dari game dan mengajak audience untuk nge-game sehat bareng Telkomsel.

“Saat ini game sudah dimanfaatkan sebagai tools yang bisa mendukung para pelajar berprestasi di bidang e-Sport, baik di tingkat lokal maupun mancanegara. Cukup banyak anak muda Indonesia berjaya di kompetisi e-Sport tingkat internasional," kata Agus.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Diterima Menjadi P3K, Guru Honorer Sujud Syukur

Jumat, 8 Oktober 2021 | 23:05 WIB
X