Game STEM Konsep Bermain Anak Berbasis Science Ala Dosen Upgris

- Jumat, 24 September 2021 | 18:15 WIB
pembekalan magang mahasiswa program Matching Fund 2021 Steam Corner PAUD UPGRIS (sm/dok)
pembekalan magang mahasiswa program Matching Fund 2021 Steam Corner PAUD UPGRIS (sm/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dosen Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengembangkan konsep bermain bagi anak Taman Kanak-kanak berbasis science/ilmu pengetahuan.

Dosen yang terdiri dari Muniroh Munawar MPd, Dr Feni Rosayanti, serta Yuris Setiyoardi M ini megajarkan cara pembelajaran untuk mengatasi masalah yang dihadapi anak.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPGRIS, Muniroh Munawar menjelaskan, permainan ini berbasis STEM, akronim dari science (ilmu pengetahuan), technology (teknologi), engineering (kemampuan olah teknik), dan mathematics (matematika).

"Permainan STEM terdiri atas magneticum dengan tema utama ''Diriku''. Berbentuk buku cerita terkait mengenal dirinya, ciri-ciri anggota tubuhnya, dan kesukaannya," kata Muniroh pada acara  di kampus tersebut, Jumat (24/9).

Baca Juga: Video Musik 'Money' Rilis, Lisa Blackpink Sihir Penonton dengan Aura Seksi nan Imutnya

Dua puluh peserta mengikuti pembekalan tersebut dan dihadiri Dr Sri Suciati (Wakil Rektor I), Dr Seno Warsito (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat/LPPM), dan Wakil Dekan serta Kaprodi PAUD.

Muniroh menerangkan, ada pula permainan bertema keluarga bernama Build at Family (BAF). Yakni permainan yang merancang sebuah bangunan, berupa stik dan konektor. Selanjutnya bisa disusun hingga menjadi sebuah bangunan rumah dengan tokoh-tokoh keluarga seperti bapak, ibu, kakak, dan dirinya, serta terdapat puzzle-puzzle perabotan rumah tangga.

"Ada juga permainan bertema micro play binatang, dengan stik dan konektor untuk buat kandang, rumput dan lumut-lumutan. Semuanya didesain dengan bercerita kepada anak berdasarkan cerita binatangnya," ungkapnya.

Baca Juga: Kawasan Eduwisata Terpadu Eling Bansari Diresmikan, jadi Motor Penggerak Percepatan Pembangunan Desa

Ia menyebut, terdapat 23 buku cerita binatang yang disediakan. Sehingga, mereka bisa mengembangkan permainan berdasarkan cerita dari buku.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Menuju 40 Tahun, UWM Miliki Kampus Baru

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Teliti Respons Perundungan, Argo Raih Doktor

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:49 WIB
X