Siswa Tidak Sehat, Diminta Tidak Usah Ikut PTM

- Kamis, 23 September 2021 | 18:44 WIB
Kepala SMPN 2 Semarang, Drs Siminto. (suaramerdeka.com/dok)
Kepala SMPN 2 Semarang, Drs Siminto. (suaramerdeka.com/dok)

Disampaikannya, pemeriksaan murid dan guru telah berlangsung sejak dari pintu masuk sekolah.

Mereka yang mengantar, hanya boleh berada di depan sekolah. Sementara saat datang, murid sudah langsung dicek suhunya, diminta mencuci tangan dengan sabun, yang juga tersedia di depan masing-masing kelas.

Sementara hand sanitizer juga disediakan di dalam dan luar kelas. Sementara saat pulang sekolah, murid harus menunggu hingga jemputan datang di dalam kelas.

"Para murid pun diminta membawa kanebo saat ke sekolah. Jadi sebelum pelajaran pertama dimulai, mereka diminta untuk membersihkan meja dan kursinya dengan alkohol yang telah tersedia."

"Ini juga berlaku pada saat jam pulang sekolah. Tujuannya untuk sterilisasi meja dan kursi mereka," ungkap dia.

Baca Juga: Truk Hantam Honda Astrea, Warga Bandaharjo Ungaran Barat Tewas Seketika

Selain itu, SMPN 2 Semarang juga telah menjalin koordinasi dengan Puskesmas Halmahera.

Dalam jangka waktu sepekan sekali, mereka melakukan testing dan tracking kepada warga sekolah itu.

Ditambahkan Siminto, sebagian besar muridnya telah mengikuti vaksinasi yang telah dilangsungkan di SMPN 3 Semarang, SMPN 15 Semarang, SMPN 25 Semarang dan Puskesmas Halmahera.

"Hanya saja yang belum divaksinasi yakni bagi mereka yang belum berumur 12 tahun atau berada di kelas VII."

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB
X