Undip Akan Lakukan Uji Coba Perkuliahan Tatap Muka, Setelah Ujian Tengah Semestar

- Rabu, 22 September 2021 | 13:56 WIB
Gerbang kampus Undip (foto: kampusaja.com)
Gerbang kampus Undip (foto: kampusaja.com)

SEMARANG, suaramerdeka.com -  Universitas Diponegoro (Undip) akan melakukan uji coba perkuliahan tatap muka setelah Ujian Tengah Semester. 

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. Budi Setiyono PhD mengatakan, akan memperhatikan agar kuliah itu bisa berjalan dengan protokol kesehatan (prokes) yang memungkinkan adanya keamanan bagi dosen dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut.

‘’Kita akan memilih mata kuliah-mata kuliah tertentu di setiap program studi. Mungkin di setiap program studi ada tiga mata kuliah yang akan diuji coba,’’ kata Prof Budi Setiyono, belum lama ini seperti dikutip dari laman Undip.

Baca Juga: RSGM dan Unimus Dukung Percepatan Vaksinasi, Capai Target Kekebalan Kelompok

Prof Budi menambahkan nantinya akan dipersyaratkan peserta yakni mahasiswa sudah vaksin, dosen juga sudah vaksin.

Lalu kemudian, sedapat mungkin mereka berasal dari daerah yakni kabupaten dan kota di PPKM level 2 ke bawah.

Nantinya juga akan memastikan pelaksanaan dari uji coba itu, maksimal kapasitas 25 persen dari setiap kelas.

Baca Juga: Sasar Mahasiswa dan Masyarakat Umum, BEM UPGRIS-Polri Gelar Vaksinasi Massal

Dalam rancangan yang disusun, untuk pelaksanaan tatap muka nantinya akan diberlakukan sistem bergiliran.

Sebagian lainnya melakukan secara daring.

"Kita juga sedang memperkirakan juga terkait dengan konsekuensi-konsekuensi perkuliahan tatap muka itu,’’ jelasnya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengijinkan Perguruan Tinggi untuk melakukan uji coba PTM.

Namun, dengan catatan harus berkoordinasi dengan pihaknya.

“Kalau kami, saya izinkan, silakan uji coba. Tinggal kita koordinasi kalau di perguruan tinggi itu sedang ada uji coba. Menurut saya tidak apa-apa, dimulai saja,” tandasnya.

Gubernur juga meminta pelaksaan pembelajaran tatap muka, baik uji coba maupun terbatas, untuk melakukan laporan harian.

Laporan tersebut sebagai akumulasi dalam pelaksanaan evaluasi mingguan.

 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X