Tingkatkan Prodi D3 Jadi D4, Upaya Pembaruan pada Pendidikan Tinggi Vokasi

- Selasa, 21 September 2021 | 22:42 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto (Istimewa)
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto (Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) terus mendorong peningkatan program studi diploma III (D3) menjadi sarjana terapan (D4).

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya pembaruan pada pendidikan tinggi vokasi di Indonesia agar semakin banyak ketautsuaian (link and match) yang terjadi antara lulusan vokasi dengan industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA).

"Yang perlu menjadi catatan, kebijakan ini tidak bersifat mewajibkan, melainkan opsional. Akan tetapi, peningkatan ini sangat didorong dan direkomendasikan untuk prodi D3 yang berminat melaksanakan proses peningkatan program studi ini," ujarnya Selasa, 21 September 2021.

Baca Juga: Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Wikan menerangkan, dibanding dengan D3, program studi D4 akan lebih banyak memberi keuntungan secara berkeadilan, baik bagi instansi perguruan tinggi, pengelola program studi, dunia kerja maupun lulusan itu sendiri.

Adapun untuk menggantikan posisi teknis yang ditinggalkan pada level D3 lanjut dia, pemerintah akan mendorong agar lulusan D2 baik reguler maupun dari program SMK-D2 jalur cepat dapat mengambil alih.

"Inovasi program SMK D2 jalur cepat ini akan menghasilkan lulusan vokasi yang siap menggarap sektor yang membutuhkan tenaga teknis dengan masa studi yang cukup singkat, tapi dengan kurikulum yang ketautsuaian dengan menyinergikan kurikulum sekolah, kampus vokasi, dan dunia kerja," terangnya.

Wikan menjelaskan sinkronisasi kebijakan peningkatan program studi D3 ke D4 dan SMK-D2 jalur cepat ini adalah upaya pembaruan pendidikan tinggi vokasi yang terpadu, tautsuai, dan berkelanjutan yang konsep utamanya yakni Merdeka Belajar.

Upaya lain dalam mendorong program studi D3 untuk ditingkatkan menjadi D4 yaitu dengan membuka program studi baru untuk jenjang sarjana terapan (D4) pada perguruan tinggi vokasi.

Syarat utama peningkatan program studi ini adalah implementasi ketautsuaian pendidikan vokasi dengan IDUKA dilakukan secara konkret, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Multimedia Nusantara Politeknik Harapan Baru dalam Pembelajaran Vokasi

Dengan kata lain, Wikan mengatakan, perguruan tinggi vokasi wajib memiliki bukti kerja sama dengan IDUKA dalam pengembangan pendidikan vokasi yang sudah terlaksana atau minimal diinisiasi.

"Inilah urgensi dari program peningkatan D3 menjadi D4, yakni memastikan terselenggaranya pendidikan vokasi yang memiliki keselarasan dengan IDUKA," jelasnya.

Tercatat, melalui survei yang dilakukan Ditjen Diksi pada awal tahun 2021 sudah ada lebih dari 280 prodi D3 yang berminat untuk melakukan peningkatan program studi ke D4. Sedangkan target tahun ini adalah terselenggaranya peningkatan program studi untuk 80 prodi.

Ditambah lagi, melalui payung program Kampus Merdeka Vokasi, peningkatan program studi D3 ke D4 juga didorong dengan pemberian insentif dengan skema competitive fund.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X