Pembelajaran Daring Masih jadi Persoalan, Daerah 3T Terima Bantuan 40.000 Modul Belajar

- Selasa, 21 September 2021 | 18:42 WIB
Kerja Sama pemerintah dan swasta untuk mengatasi masalah akses pendidikan bagi daerah pelosok/Foto Istimewa
Kerja Sama pemerintah dan swasta untuk mengatasi masalah akses pendidikan bagi daerah pelosok/Foto Istimewa

Ia menegaskan kerja sama dalam peningkatan kualitas belajar serta layanan pendidikan merupakan salah satu contoh praktik kemitraan pemerintah dan sektor usaha untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia guna mewujudkan merdeka belajar.

Baca Juga: PDI Perjuangan Komitmen Ikuti Tahapan Pileg dan Pilpres: Relawan Dibentuk Usai Paslon Resmi Ditetapkan

Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan perusahannya sejalan dengan visi pemerintah mempersiapkan dan membangun SDM unggul. Menurutnya setiap anak memiliki hak yang sama untuk maju, sehingga tidak ada anak yang boleh tertinggal.

Mereka harus mendapatkan akses kemajuan, termasuk akses pendidikan dan nutrisi.

''Kerja sama ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk bersama-sama memperkuat pendidikan dan kualitas hidup masyarakat di masa depan, tidak terkecuali anak-anak yang saat ini memiliki tantangan kesulitan akses,'' tandasnya.

Baca Juga: PTM di Sleman Digelar Oktober, Tanggal Pasti Tunggu Keputusan Bupati

Selain 40.000 modul belajar jarak jauh, anak-anak di 25 kabupaten juga memperoleh dukungan 1.500 paket belajar daring dalam bentuk gawai, kuota internet, dan program belajar daring untuk anak usia SD.

Rehabilitasi 10 bangunan fasilitas pendidikan SD untuk menyediakan lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak di 10 kabupaten.

Bantuan dana pendidikan untuk 800 siswa SD di beberapa kabupaten/kota serta dukungan 25.000 paket nutrisi susu pertumbuhan bagi siswa PAUD di Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB
X