Membanding-bandingkan Anak Tak Selalu Memotivasi

- Minggu, 19 September 2021 | 22:26 WIB
Anak yang menangis karena stres dibandingkan orang tuanya. (foto ilustrasi: pikiran rakyat)
Anak yang menangis karena stres dibandingkan orang tuanya. (foto ilustrasi: pikiran rakyat)

suaramerdeka.com - Salah satu cuitan viral di salah satu media sosial mengenai obrolan seorang anak laki-laki berusia 26 tahun dengan ayahnya sendiri.

“Liat tuh anak nya pak X, tetangga sebelah, seumuran sama kamu sudah punya rumah sendiri, mobil sendiri, sudah nikah, kamu kok masih di sini aja," kata sang ayah.

Lalu sang anak yang memang humoris menjawab dengan penuh canda juga sindiran balas dendam.

Baca Juga: Belum Ada Aturan Teknis Perlindungan Guru, Bupati Dukung Diskusi Perlindungan Profesi

“Coba deh bapak lihat pak jokowi, seumuran bapak sudah jadi presiden," kata sang anak.

Cerita ini hanyalah salah satu contoh gurauan anak yang berani menyatakan pendapat dan perasaannya dalam bentuk sarkas saat dibandingkan dengan anak lain.

Namun perlu diingat, bahwa tidak semua anak berani menyatakan pendapatnya.

Baca Juga: Mahasiswa Perlu Pahami Revolusi Mental, Menko Muhadjir: Demi Kemajuan Bangsa

Beberapa hanya diam dan menyesali serta merendahkan dirinya sendiri.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X