Belum Ada Aturan Teknis Perlindungan Guru, Bupati Dukung Diskusi Perlindungan Profesi

- Minggu, 19 September 2021 | 20:12 WIB
Ketua PGRI kabupaten Demak H Sapon menguraikan kondisi profesi guru pada Sosialisasi Advokasi Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi Guru yang digelar di Aula PGRI Kabupaten Demak. (SM/Hasan Hamid)
Ketua PGRI kabupaten Demak H Sapon menguraikan kondisi profesi guru pada Sosialisasi Advokasi Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi Guru yang digelar di Aula PGRI Kabupaten Demak. (SM/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Guru merupakan profesi mulia yang berperan mendidik, membimbing, menciptakan generasi cerdas dan berkarakter.

"Sebagai sebuah profesi, guru memerlukan jaminan dan perlindungan undang-undang dan aturan yang pasti agar guru merasa nyaman dan tenang dalam melaksanakan tugas," tutur Bupati Demak Hj Eisti'anah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Demak, Hadi Waluyo saat membuka Sosialisasi Advokasi, Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi bagi Anggota PGRI Kabupaten Demak, di Aula PGRI.

Bupati mengatakan, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen merupakan jaminan dan perlindungan bagi guru dalam menjalankan profesinya.

Baca Juga: Pemkab Kendal Siap Memberikan Hibah Pada Dekopinda

Namun saat ini belum ada peraturan pelaksanaan Undang-Undang yang secara teknis operasional pengaturan perlindungan hukum terhadap guru.

"Oleh karena itu Pemkab Demak secara terbuka memberikan ruang untuk berkreasi dalam memberikan perlindungan profesi bagi anggota PGRI Kabupaten Demak," kata bupati.

Sementara itu Ketua DPD II PGRI Kabupaten Demak, H Sapon MPd menambahkan, dalam menjalankan profesinya tak jarang harus berhadapan dengan hukum.

Kenyataan itu akan memunculkan perasaan tidak nyaman bagi guru, sehingga mereka mencari cara aman dengan hanya menambahkan pelajaran tanpa peduli apakah anak didiknya faham atau tidak.

"Tentu hal ini tidak boleh terjadi, karena untuk mencetak generasi cerdas dan berkarakter maka guru harus mengetahui peningkatan kualitas masing-masing anak didik," kata Ketua PGRI Kabupaten Demak H Sapon.

Baca Juga: MotoGP San Marino 2021: Bagnaia Juara Usai Kalahkan Quartararo

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pendidik LPQ Dibekali Karakter Aswaja dan Nasionalisme

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Teknologi Tak Bisa Gantikan Peran Pendidik

Kamis, 23 September 2021 | 22:12 WIB
X