Undip Kembangkan Wisata Digital pada Desa Wisata Angkringan Ngerangan Klaten

- Minggu, 19 September 2021 | 13:00 WIB
Tim Pengabdian Undip mengembangkan wisata digital pada Desa Wisata Angkringan Ngerangan Klaten. (suaramerdeka.com / dok)
Tim Pengabdian Undip mengembangkan wisata digital pada Desa Wisata Angkringan Ngerangan Klaten. (suaramerdeka.com / dok)

KLATEN, suaramerdeka.com - Desa wisata sebagai suatu destinasi wisata yang menjadi tren akhir-akhir ini bahkan hingga dunia internasional mampu mengembangkan kearifan lokal dan bahkan pengembangan UMKM di dalamnya.

Di masa Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari setahun terakhir ini memberikan dampak negatif yang sangat signifikan pada sektor pariwisata.

Hal ini dikarenakan berkurangnya pengunjung yang memenuhi tempat-tempat wisata akibat adanya pembatasan kegiatan masyarakat guna mengurangi laju penularan virus Covid-19 tersebut. 

Desa Wisata Ngerangan menjadi salah satu yang terkena dampaknya.

Baca Juga: Jogja Mulai Ramai Pelancong, Pelonggaran Harus Diikuti Pengetatan Prokes

Sebelum pandemi, desa yang memiliki keunikan dan kearifan lokal dengan mengangkat tema Angkringan ini tercatat bisa mencapai 600 pengunjung dalam sehari yang berkunjung ke desa ini.

Namun, semenjak pandemi Covid-19 dan diberlakukannya pembatasan kegiatan masyarakat tentu memberikan dampak sangat signifikan wisata dan juga ekonomi masyarakat Desa Ngerangan.

Berdasarkan hal di atas, maka konsep Digital Tourism dirasa mampu memberikan solusi nyata terhadap desa wisata Ngerangan untuk tetap mengepakkan sayapnya dan eksistensinya di dunia pariwisata. 

Tim pengabdian PKUM Undip yang diketuai Novia Sari Ristianti, ST, MT yang merupakan dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik memiliki ide gagasan dalam memberdayakan masyarakat desa wisata pada masa pandemi ini.

Baca Juga: Keberadaan PMI Tidak Cuma untuk Pengurus, Tetapi Juga Masyarakat

Melalui konsep Digital Tourism maka menawarkan suatu program digitalisasi pada Desa Wisata Ngerangan sehingga dapat lebih memasarkan wisatanya melalui Web GIS dan mengelola atraksi wisatanya melalui virtual tour.

Tim pengabdian Undip ini memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Wisata Ngerangan melalui 3 tahap yaitu tahap informasi, tahap bimbingan dan praktek, serta tahap kemandirian dan habitual. 

Dalam pendampingan penyusunan Web GIS ini, maka masyarakat diajarkan untuk menggunakan aplikasi Wordpress dan Arc GIS untuk membuat media promosi digital berupa website yang informatif secara spasial.

"Ada beberapa materi yang ditransfer oleh tim Pengabdian Undip dalam menyusun Web GIS ini," kata dia.

Baca Juga: Program Stimulus, PLN Beri Keringanan Pembayaran Listrik

Disediakan buku panduan dan juga video tutorial dalam menyusun Web GIS sehingga diharapkan mampu belajar secara mandiri.

Masyarakat juga diajak untuk praktik memahami menu yang tersedia pada aplikasi, belajar mengelola website dan juga mampu mengembangkan kreativitasnya.

"Selain itu, masyarakat juga diajarkan mengelola data spasial seperti jaringan jalan, data lokasi atraksi wisata, data lokasi sarana prasarana prokes, dan sebagainya," tambahnya. 

Pendampingan oleh tim pengabdian Undip yang dilakukan selanjutnya adalah membuat virtual tour sebagai sarana wisata digital Desa Wisata Ngerangan.

Dengan adanya virtual tour diharapkan dapat menarik wisatawan yang dengan adanya pembatasan kegiatan tetap dapat beriwisata secara virtual.

"Virtual tour diharapkan menjadi pendorong desa wisata Ngerangan untuk tetap dapat menyuguhkan wisata secara virtual di masa pandemi ini," tuturnya.

Selain itu, tim menghibahkan beberapa alat hardware dalam menunjang penyusunan dan pengelolaan wisata digital baik Web GIS maupun virtual tour.

Hibah tersebut berupa 1 buah laptop, 1 buah kamera panoramic 360, satu buah stabiliser dan satu buah tripod.

Diharapkan wisata digital ini mampu menggugah gairah dan menggeliatnya kembali desa wisata Ngerangan sehingga tetap bisa eksis dan bertahan di masa pandemi Covid-19 ini dengan segala keterbatasan.

"Besar harapan kami tim pengabdian Undip melalui pendanaan non APBN LPPM Undip pada skema PKUM ini memberikan manfaat yang signifikan sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini," katanya.*** 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X