FDK UIN Walisongo Persiapkan Diri Buka Kelas Internasional

- Sabtu, 18 September 2021 | 13:50 WIB
Peserta berfoto bersama seusai mengikuti Workshop Persiapan Pendirian Kelas Internasional di Bandungan. (suaramerdeka.com / dok)
Peserta berfoto bersama seusai mengikuti Workshop Persiapan Pendirian Kelas Internasional di Bandungan. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri atau UIN Walisongo Semarang tengah serius mempersiapkan diri untuk membuka kelas internasional.

Oleh sebab itu, Dekan Ilyas Supena mengatakan, saat FDK UIN Walisongo mempersiapkan progam-progam yang dapat menyongsong berdirinya kelas internasional tersebut.

Menurutnya, untuk membuka kelas internasional dibutuhkan persiapan yang sangat matang yakni meliputi pengelolaan, kurikulum dan pengetahuan dasar kepada dosen dan karyawan.

"Kami menggandeng dua narasumber dari penyelenggara kelas internasional Universitas Indonesia, yaitu Tiurma M.P. Allagan dan Hadi Rahmat Purnama," katanya dalam Workshop Persiapan Pendirian Kelas Internasional, di Bandungan, kemarin.

Baca Juga: Grup Astra Semarang Salurkan 425 Paket Sembako di 12 Titik

Workshop tersebut berlangsung selama dua hari, Kamis 16 September hingga Jumat 17 September 2021.

Ketua Panitia, Yuyun Affandi memandang penting untuk membangun kesadaran kepada civitas akademika khususnya di lingkungan FDK pentingnya kelas internasional pada setiap prodi.

Kegiatan ini, lanjut Yuyun, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada dosen dan staf FDK untuk mempersiapkan diri membuka kelas internasional.

Baik secara akademis maupun manajerial terutama skill berbahasa dalam kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Gunakan Penerbangan dalam Negeri, Ini Syarat dari Kemenhub

"Workshop ini memberikan pengetahuan dasar kepada dosen dan staf FDK," imbuhnya.

Menurutnya, program kelas internasional membutuhkan keseriusan manajerial dan sumber daya dalam membangun kelas. Baik pengajar maupun mahasiswa.

Dalam kegiatan itu, Panel komisi workshop memaparkan berbagai bidang yang perlu dikaji terkait persiapan kelas international.

Antara lain, regulasi, SDM dan sarpras, kurikulum dan kerja sama internasional.

Menindaklanjuti dari tahap awal rintisan kelas internasional yang telah berjalan di program studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2 KPI).

FDK UIN Walisongo telah menerima dan mahasiswa asing sejumlah 10 yang terdiri 2 mahasiswa Strata 1 dan 8 mahasiswa Magister.

Tiurma M P Allagan mengungkapkan bahwa FDK sudah memiliki potensi dan dapat menyelenggarakan kelas internasional.

Terlebih FDK UIN Walisongo memiliki keunikan yang bisa dilirik oleh mahasiswa dari luar negeri.

Adapun, Hadi Rahmat Purnama menilai perlu mempersiapkan segala progam untuk menunjang berdirinya kelas internasional ini. Tentunya standar bersaing dengan pendidikan luar negeri.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ita: Mahasiswa Unika Bantu Turunkan Angka Covid-19

Minggu, 5 Desember 2021 | 21:25 WIB
X