UAD Bantu Warga di Masa Sulit, Gelar Pelatihan Olahan Herbal

- Sabtu, 18 September 2021 | 12:26 WIB
Tim UAD membantu warga mengolah tanaman herbal menjadi berbagai produk. (suaramerdeka.com / dok)
Tim UAD membantu warga mengolah tanaman herbal menjadi berbagai produk. (suaramerdeka.com / dok)

BANTUL, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 berlangsung hampir dua tahun memberi dampak luar biasa terutama pada perekonomian masyarakat menengah ke bawah.

Banyak yang mengalami penurunan pendapatan bahkan banyak kehilangan mata pencahariannya.

Kondisi itulah yang mendorong tim dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) sebagai salah satu upaya membantu Pemerintah mengedukasi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan.

Kegiatan berupa budidaya Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan pengolahan produknya.

Baca Juga: Fraksi PDIP Sepakat dengan Pernyataan Pangkostrad: Semua Agama Sama

Ketua tim, apt Deasy Vanda Pratiwi MSc menuturkan mereka menggandeng kelompok tani di Dusun Bakal Pokok Kelurahan Argodadi, Sedayu, Bantul.

Kegiatan awal penanaman berbagai bibit tanaman obat. Kini, tim mengedukasi dan melatih warga mengenai manfaat tanaman obat dan pengolahan produk minuman.

''Kami ingin melatih warga secara mandiri menjaga imunitas tubuh sekaligus meningkatkan kreativitas dan produktivitas di kondisi pandemi,'' ujar Deasy yang bersama anggota tim, Mustofa Ahda MSc dan Oki Mustava MSc turun langsung ke lapangan.

Baca Juga: Mudahkan Pelaku UMKM Tata Kelola Keuanagn, Tim Pengabdian FE Unnes Ciptakan Aplikasi Khusus

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menurutnya telah menerbitkan surat edaran No. HK.02./IV.2243/2020 mengenai pemanfaatan obat tradisional untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan.

Surat edaran tersebut sebagai upaya Kemenkes RI mengontrol penyebaran Covid-19 melalui peningkatan sistem imun masyarakat.

Mustofa menambahkan tanaman herbal sangat membantu menjaga imunitas tubuh di era pandemi.

Tanaman bisa diperoleh sendiri di halaman rumah.

Caranya pun mudah karena bisa ditanam dengan banyak media.

''Tim juga memberi pelatihan pengolahan herbal menjadi produk minuman celup dan minuman serbuk instan. Sejumlah mahasiswa ikut membantu proses pengolahannya,'' imbuh Mustofa.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ita: Mahasiswa Unika Bantu Turunkan Angka Covid-19

Minggu, 5 Desember 2021 | 21:25 WIB
X