SD Isriati Baiturrahman Hibahkan Prasarana Pembelajaran ke 4 Lembaga Islam

- Jumat, 17 September 2021 | 15:53 WIB
MENANDATANGANI LAPORAN : Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, KH Ahmad Darodji didampingi Kepala Sekolah SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Amir Yusuf menandatangani laporan/berita acara hibah meja dan kursi ke sejumlah lembaga Islam, Jumat 17 September 2021. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)
MENANDATANGANI LAPORAN : Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, KH Ahmad Darodji didampingi Kepala Sekolah SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Amir Yusuf menandatangani laporan/berita acara hibah meja dan kursi ke sejumlah lembaga Islam, Jumat 17 September 2021. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang dibawah naungan Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, menghibahkan prasarana penunjang pembelajaran ke sejumlah lembaga Islam. 

Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, KH Ahmad Darodji menuturkan, prasarana yang dihibahkan berupa 100 buah meja dan 200 kursi.

"Kami mempunyai falsafah selalu berusaha memberikan sesuatu kepada yang memerlukan. Apalagi barang yang dihibahkan sudah tidak kami gunakan, namun masih punya nilai manfaat," tutur KH Ahmad Darodji di sekolah tersebut, Jumat 17 September 2021.

Baca Juga: Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Pada sisi lain, pihaknya berharap renovasi Masjid Raya Baiturrahman bisa rampung lebih cepat dari yang ditargetkan. Ia memperkirakan, masjid yang selesai dibangun pada 1974 ini bisa difungsikan kembali pada Hari Raya Idul Adha mendatang.

"Paling lambat selesai satu tahun pengerjaan atau Agustus tahun depan, tetapi bisa dipercepat. Sehingga momen Hari Raya Idul Adha bisa kita pakai," ujarnya.

Untuk diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan renovasi sekaligus penataan Masjid Raya Baiturrahman dengan anggaran Rp 84 miliar.

Baca Juga: Merchandise K-Pop Bikin Gemas, Begini Cara Belinya

Dalam penataannya, Kementrian PUPR juga melibatkan ahli cagar budaya, mengingat masjid yang berdiri di atas lahan seluas 11.765 meter persegi itu merupakan bangunan Cagar Budaya yang wajib dilindungi.

Aspek perbaikan meliputi kompleks masjid. Di antaranya tempat wudu, area service, plaza, kantor MUI, termasuk memperindah menara, hingga menambah kapasitas area parkir serta taman.

"Tidak dipungkiri, kegiatan renov masjid berdampak pada kenyamanan pembelajaran di sekolah. Maka kami sebisa mungkin menyesuaikan dan meminimalkan segala risiko," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Amir Yusuf menyatakan, hibah meja dan kursi itu diberikan kepada empat lembaga Islam. Antara lain YPI Miftahul Ulum Demak, MI Kalidapu Kendal, STQ Al Bayan dan Panti Asuhan Alyasirah.

Masing-masing lembaga menerima hibah 25 meja dan 50 kursi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB

ANBK Gantikan UNBK, Apa Perbedaan Keduanya?

Selasa, 16 November 2021 | 16:35 WIB
X