Mahasiswa KKN STAI Al-Anwar Bantu Sertifikasi Tanah di Gowak  

- Kamis, 16 September 2021 | 11:24 WIB
Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar Sarang Rembang Dr KH Abdul Ghofur Maimoen MA, menyerahkan alat rebana kepada Kepala Desa Gowak Suwondo dalam upacara penutupan KKN di Balai Desa Gowak, Kecamatan Lasem Rembang. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar Sarang Rembang Dr KH Abdul Ghofur Maimoen MA, menyerahkan alat rebana kepada Kepala Desa Gowak Suwondo dalam upacara penutupan KKN di Balai Desa Gowak, Kecamatan Lasem Rembang. (suaramerdeka.com / dok)

Saat penerjunan, tim KKN merumuskan program dan target yang dapat dicapai.

Hal itu dilakukan karena pelaksanaan KKN di era pandemi Covid-19 ini hanya dilakukan selama 32 hari dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua unit KKN, Latif menjelaskan, langkah awal pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rembang terkait dengan bagaimana arah pendaftaran dan kriteria desa yang dapat mengajukan program PTSL.

Baca Juga: 24 September 2021, 2.300 Pedagang Siap Pindah ke Pasar Johar

Masalah terbesar menurut Latif karena Desa Gowak Kecamatan Lasem tidak termasuk program prioritas PTSL, karena berada di daerah pegunungan.

Tim KKN STAI Al-Anwar kemudian melakukan audiensi dengan Bupati Rembang H Abdul Hafidz untuk mencari solusi yang terbaik.

Setelah mendapatkan informasi dari BPN mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh desa, kemudian tim KKN berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat akan persiapan kerja sama memenuhi persyaratan yang berlaku.

Pada awalnya tercatat sebanyak 170 bidang tanah yang dikantongi panitia.

Baca Juga: Pranata Humas Masuk 5 Besar Jabatan Fungsional Terfavorit

Jumlah itu tergolong sedikit jika dibandingkan dengan bidang tanah yang belum tersertifikasi yaitu sekitar 1.000 bidang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ita: Mahasiswa Unika Bantu Turunkan Angka Covid-19

Minggu, 5 Desember 2021 | 21:25 WIB
X