Kepala BPKH Dorong Unnes Buka Prodi Ekonomi Syariah

- Rabu, 15 September 2021 | 15:40 WIB
 Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI) Anggito Abimanyu (tengah) didampingi Dekan FE UNNES Prof Heri Yanto (kiri) dan Wakil Rektor II UNNES Prof S Martono (kanan). (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI) Anggito Abimanyu (tengah) didampingi Dekan FE UNNES Prof Heri Yanto (kiri) dan Wakil Rektor II UNNES Prof S Martono (kanan). (suaramerdeka.com/dok)

Tugas BPKH diantaranya mengelola keuangan haji yang meliputi penerimaan, pengembangan, pengeluaran, dan pertanggung jawaban. Ia menjamin, dana haji yang dikelola BPKH akan aman. Total dana yang dikelola saat ini mencapai Rp 153 triliun.

"Kami juga diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan hasil opini BPK atas pengelolaan keuangan dana haji adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ujarnya.

Pihaknya pun mengajak semua civitas akademik UNNES untuk mendaftarkan diri menjadi haji muda. Diketahui, 63 persen jamaah haji Indonesia adalah usia berisiko.

Baca Juga: Trending! Serial Little Mom Mendunia, Penonton Dibikin Baper

"Kita dapat daftar haji selagi masih muda sehingga umur 40 bisa berangkat. Rata-rata tunggu haji adalah 20 tahun. Pada usia muda jamaah haji bisa melaksanakannya dengan fisik yang kuat, sehingga lebih maksimal dalam beribadah," sebutnya.

Dikatakan pula, ikhtiar yang dapat dilakukan diantaranya dengan membuka rekening di bank syariah, menabung, memanfaatkan fasilitas perencanaan haji, hingga membeli emas bertahap untuk pelunasan dana haji.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PDIL Unika Lahirkan Doktor Ilmu Lingkungan Pertama

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:45 WIB

Pemilihan Rektor USM: Lima Calon Sampaikan Visi Misi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:24 WIB
X