Bupati Kebumen Launching Universitas Muhammadiyah Gombong

- Selasa, 14 September 2021 | 21:16 WIB
BUPATI Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyerahkan penghargaan kepada para karyawan yang mengabdi selama 20 tahun saat launching Universitas Muhammadiyah Gombong, Selasa (14/9). (SM/Supriyanto)
BUPATI Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyerahkan penghargaan kepada para karyawan yang mengabdi selama 20 tahun saat launching Universitas Muhammadiyah Gombong, Selasa (14/9). (SM/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH secara resmi melaunching perubahan status Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Selasa (14/9).

Peresmian UNIMOGO yang dihadiri oleh Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Ketua DPRD Kebumen Sarimun, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah HM Tafsir, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) STIKES Muhammadiyah Gombong dr Fatah Widodo SpM.

Dan juga Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen H Abduh Hisyam juga mantan Bupati Kebumen Ir H Mohammad Yahya Fuad SE.

Baca Juga: Mewujudkan Jalur Kereta Api Semarang-Rembang

Launching berlangsung dengan campuran campuran antara tatap muka dengan virtual. Ucapan selamat dari Gubernur Jateng Pranowo Pranowo maupun sambutan dari LLDIKTI disampaikan secara berani.

Acara dimeriahkan dengan penampila kesenian dari para mahasiswa. Dalam rangkaian itu juga diluncurkan logo serta himne UNIMUGO.

Termasuk mempersembahkan penghargaan kepada para pegawai mulai dari pekarya hingga dosen yang mengabdi 20 tahun atau lebih.

Penghargaan termasuk diberikan kepada Rektor UNIMUGO Dr Hj Herniyatun MKep SpMat.

Baca Juga: Indisipliner, PSIS Beri Sanksi Bruno Silva, Diskors Satu Laga dan Potong Gaji

Bupati H Arif Sugiyanto SH menyambut baik berdirinya UNIMUGO sebagai wadah pendidikan yang turut membantu pemerintah dalam rangka mencerdaskan putra-putri Kebumen. Dia berharap kehadiran UNIMUGO bisa meningkatkan derajat hidup seluruh masyarakat Kebumen.

"Ini adalah kebanggaan kami, untuk mewujudkan SDM Kebumen yang unggul, cerdas, dan berkarakter," ujar Bupati saat melaunching UNIMUGO.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada kampus yang sebelumnya bernama STIKES Muhammadiyah Gombong yang telah mencetak banyak perawat dan bidan.

keberadaan mereka kata Bupati sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih dahulu di masa pandemi ini. Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam membantu menyembuhkan masyarakat yang terpapar Covid-19.

"STIKES Muhammadiyah Gombong telah banyak mencetak para perawat handal. Mereka menjadi garda terdepan dalam merawat pasien Covid-19. Ini patut kita apresiasi, dan kita bersyukur perawat kita memiliki keahlian yang cakap dalam penanganan Covid-19," pungkasnya.

Baca Juga: Belajar Bahasa Asing secara Otodidak, Bisa Kok! Ini Caranya

Rektor UNIMUGO Dr Hj Herniyatun MKep SpMat menambahkan bahwa perubahan status STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi UNIMUGO membutuhkan waktu setahun dengan dukungan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah dan juga perserikatan.

"Alhamdulillah sudah mendapatkan SK dari Kemendikbud Ristek. Saat ini kami memiliki 11 program studi. Ada prodi baru seperti S1 Hukum dan S1 Manajemen," ujar Herniyatun.

Dia menyebutkan bahwa semua program studi tetap menjadi kampus unggulan. Namun, bidang kesehatan masih menjadi unggulan utama yang terus dikembangkan oleh UNIMUGO.

"Untuk program studi baru, alhamdulillah sudah lumayan peminatnya dari yang mendaftar. Sedangkan studi lama, Alhamdulillah sudah melebihi target," ujarnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PBI UPGRIS Sukses Gelar 3 Program Kampus Merdeka

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:22 WIB

Gubernur NTT Raih Gelar Doktor di UKSW Salatiga

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:48 WIB
X