Sekolah Daring Membuat Siswa Lebih Bisa Merdeka dalam Belajar

- Kamis, 9 September 2021 | 08:00 WIB
Pelajaran di lokasi syuting Dreamlight Creative School. (suaramerdeka.com / dok)
Pelajaran di lokasi syuting Dreamlight Creative School. (suaramerdeka.com / dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Setelah hampir 2 tahun memakai sistem daring dalam pelaksanaan pembelajaran, kini sekolah memulai kembali pembelajaran tatap muka.

Hal itu memaksa sekolah melakukan adaptasi dalam masa transisi.

Tapi proses adaptasi di lingkungan Dreamlight Creative School (DLCS) Ungaran, Kabupaten Semarang, tidak lagi menjadi persoalan.

Karena sekolah kejuruan ketrampilan Multimedia dengan jurusan Broadcasting dan Animasi itu jauh-jauh hari telah terbiasa dengan konsep aplikatif di mana belajar di luar ruang.

Baca Juga: Presiden Minta Jajaran Waspadai Varian Mu, Menhub Siapkan Langkah-langkah Pencegahan

Banyak pihak menilai dengan adanya pembelajaran online selama masa pandemi berdampak buruk pada dunia pendidikan.

Tetapi justru Eko Nugroho, MBA selaku founder DLCS mempunyai cara pandang yang berbeda.

Dia menilai, dengan tidak adanya sekolah tatap muka selama pandemi justru sangat banyak segi positifnya untuk masa depan.

"Saya lihat dengan cara daring seorang siswa bisa lebih mandiri (self-learning). Siswa tidak lagi terpaksa untuk duduk berjam-jam di kelas mengikuti pelajaran yang sebenarnya tidak diminati."

Baca Juga: Bersedekah Bisa Dilakukan dengan Cara Kreatif, Ini Contohnya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diterima Menjadi P3K, Guru Honorer Sujud Syukur

Jumat, 8 Oktober 2021 | 23:05 WIB
X