Prinsip Aswaja Dikontribusikan untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa

- Rabu, 8 September 2021 | 17:20 WIB
Rektor Unwahas Mudzakkir Ali hadir dalam kegiatan pembukaan acara orientasi keaswajaan di Kampus Menoreh Sampangan,Rabu 8 September 2021. (Suaramerdeka.com Hari Santoso)
Rektor Unwahas Mudzakkir Ali hadir dalam kegiatan pembukaan acara orientasi keaswajaan di Kampus Menoreh Sampangan,Rabu 8 September 2021. (Suaramerdeka.com Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Prinsip ahlush sunnah wal jamaah atau aswaja di dalam agama Islam dapat dijadikan kontribusi untuk pembentukan karakter generasi muda, termasuk mahasiswa di bangku kuliah.

Menurut Guru Besar Ilmu Agama Islam Prof Dr Mudzakkir Ali, prinsip ini bersifat universal.

"Sebagai contoh kandungan makna moderat,adil,dan toleran yang ada dalam keaswajaan. Bukankah ini juga diyakini semua pihak adalah prinsip yang baik,” tutur Rektor Unwahas Semarang, Mudzakkir Ali, Rabu 8 September 2021.

Mudzakkir Ali menyampaikan hal itu dalam acara pembukaan Orientasi Keaswajaan Mahasiswa Baru 2021 yang dipusatkan di Gedung Rektorat Lantai VI, Kawasan Menoreh Sampangan,.

Baca Juga: Pejabat DPRD Jateng Komitmen Tertib Sampaikan LHKPN sebelum Batas Tempo

Forum ini dihadiri Wakil Rektor Dr Nur Cholid, Dr Andi Puwono, Dr Helmi Purwanto dan Dr Khanifah.

Selain itu ada juga Ketua Pusat Kajian Aswaja Unwahas, Ma’as Shobirin, serta Ketua Panitia Ali Imron.

Ditambahkannya karena prinsip semacam ini baik, maka perlu dijadikan bagian dari upaya membentuk karakter mahasiswa.

Berbekal hal yang menunjukkan perilaku santun semacam itu sivitas academika pasti akan diterima dalam konteks percaturan akademi di tingkat regional, nasional bahkan global.

Baca Juga: Eks Pelatih Sarawak FA Diisukan Bakal Pelatih PSIS Gantikan Dragan

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ika FISIP Undip Targetkan 40 Beasiswa

Selasa, 11 Januari 2022 | 20:40 WIB
X