Pengembangan Wisata Jerusalem Van Java, Program Unggulan Kelompok KKN IAIN Kudus Desa Janggalan

- Rabu, 8 September 2021 | 12:30 WIB
Proses penerimaan mahasiswa KKN IT IAIN Kudus di Desa Janggalan. (suaramerdeka.com / dok)
Proses penerimaan mahasiswa KKN IT IAIN Kudus di Desa Janggalan. (suaramerdeka.com / dok)

Oleh karena itu KKN-IK 2021 Desa Janggalan akan fokus pada empat hal.

“Pertama kami akan melakukan penelusuran dan penulisan tokoh Sentral kebudayaan Desa janggalan yaitu Mbah Jenggolo untuk poin ini tim KKN akan kerjasama dengan Balai pelestarian budaya Jawa Tengah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus dan perhimpunan pemangku Punden dan beli P3B Kabupaten Kudus” ungkapnya.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan maka akan dibuka wisata kuliner etnik Jenggolo dengan penataan Gang bergaya Persia untuk Spot foto dan kuliner khas tradisi Arab Jawa Cina dan Eropa .

"Selanjutnya kami akan mengorkestrasi potensi ekonomi desa janggalan. Untuk point ini akan banyak produk yang bisa disinergikan antara lain skin care,  bordir, batik, bunga, kuliner, guest house dan lain-lain” jelasnya.

Lebih lanjut Yumna menyampaikan bahwa untuk meningkatkan promosi wisata ini KKNIK Desa Janggalan akan menuangkan seluruh potensi desa dalam website desa janggalan.

Noor Aziz Kepala Desa Janggalan mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus.

Aziz berharap, program kegiatan KKN dapat  menunjang Upaya pemerintah desa Janggalan mewujudkan kawasan desa wisata.

“Saya juga berharap program KKN-IK ini berkelanjutan, sehingga LPPM IAIN Kudus dapat membantu pemerintah desa mewujudkan gagasan pengembangan kawasan wisata di sekitar Menara, menjadi Kudus Jerusalem van Java," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ika FISIP Undip Targetkan 40 Beasiswa

Selasa, 11 Januari 2022 | 20:40 WIB

Ada Kuota, Mahasiswa Baru Bisa Bergabung dalam Komcad

Minggu, 9 Januari 2022 | 05:40 WIB
X