Pengembangan Wisata Jerusalem Van Java, Program Unggulan Kelompok KKN IAIN Kudus Desa Janggalan

- Rabu, 8 September 2021 | 12:30 WIB
Proses penerimaan mahasiswa KKN IT IAIN Kudus di Desa Janggalan. (suaramerdeka.com / dok)
Proses penerimaan mahasiswa KKN IT IAIN Kudus di Desa Janggalan. (suaramerdeka.com / dok)

KUDUS, suaramermdeka.com - Mahasiswa peserta KKN-IK IAIN Kudus tahun 2021 yang berlokasi di Desa Janggalan Kudus mengusung pengembangan kawasan wisata Jerusalem van Java sebagai program unggulannya.

Dr. Abdul Jalil, S.Ag., M.E.I. selaku Dosen Pendamping Lapangan KKN IAIN Kudus Kelompok Desa Janggalan menyampaikan bahwa Janggalan adalah desa wisata yang masuk sebagai penyangga budaya inti Menara Kudus.

Ada enam desa lain yang mengelilingi menara yakni Kauman, Langgardalem, Demangan, Kajeksan, Damaran dan Kerjasan.

“Janggalan tampil sebagai motor lahirnya Kota Lama yang dikenal dengan Kudus Jerusalem Van Java. Sebagai pusat sebagai sebuah pusat kota sebelum akhirnya pindah ke Simpang Tujuh” jelasnya.

Baca Juga: 200 Dolar senilai TKO Menanti Nasabah Setia Tokocrypto dengan Review Terbaik

Menurutnya kawasan sekitar menara menyimpan segudang budaya makanan pakaian bangunan dan peradaban yang mencerminkan empat peradaban.

Keempatnya adalah Arab Jawa Cina dan Eropa dari sisi agama kawasan ini mencerminkan akulturasi Islam Hindu dan Konghucu.

“Secara ekonomi sejarah kota Kretek juga lahir dari wilayah ini bahkan sejarah orang terkaya di Indonesia dari sebelum merdeka sampai sekarang akar geneologisnya juga dari wilayah kota lama ini” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator Desa Janggalan Alda Fauchatul Yumna menerangkan bahwa  gagasan besar yang diusung kelompoknya ini tidak bisa dicapai dalam waktu 1 bulan.

Baca Juga: Powerslaves Menolak Mati, Rilis Jika Kau Mengerti (New Version)

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X