Manfaatkan Limbah Kulit Salak, Mahasiswa UGM Buat Permen Antidiabetes

- Minggu, 5 September 2021 | 17:34 WIB
Tim pembuat permen limbah kulit salak.(Foto: Istimewa)
Tim pembuat permen limbah kulit salak.(Foto: Istimewa)

Baca Juga: Aktivitas Keramaian Malioboro Mulai Meningkat, Protokol Kesehatan Tetap Ditegakkan

Dan diperediksi pada 2045 akan mencapai 629 juta jiwa diseluruh dunia jika tidak dilakukan intervensi.

Karena itu mereka berinovasi membuat makanan yang sehat dan memiliki kandungan antidiabetes.

Aulia menjelaskan mereka membuat permen dari sari buah dan ekstrak kulit salak.

Dalam pembuatannya, mereka tambahkan madu murni sebanyak 38 persen untuk menambah rasa legit.

Baca Juga: PPSM Sakti Magelang Resmi Daftar Liga 3 Indonesia, Stadion Moch Soebroto Diverifikasi

Pemilihan madu sebagai pemanis tidak hanya menambah rasa namun madu mengandung zat antioksidan yang berfungsi sebagai imun booster saat pandemi.

Dalam satu kemasan Salacca Soft Candy mengandung zat antioksidan sebanyak 1045,2688 ppm, flavonoid 0,0253 persen, dan fenolik 0,1358 persen.

Selain itu juga mengandung protein total 0,1763 persen dan vitamin C 53,0581 mg/100g.

Protein dapat berfungsi sebagai zat pembangun, sedangkan vitamin C juga berfungsi sebagai imun booster.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jurnal Akta Unissula Peroleh Akreditasi Sinta 2

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:48 WIB

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X