Lewat Budaya Lokal, Gusjigang Mahasiswa Udinus Beri Litreasi soal Panic Buying

- Jumat, 3 September 2021 | 11:48 WIB
Tim Gusjiang Udinus. (suaramerdeka.com / dok)
Tim Gusjiang Udinus. (suaramerdeka.com / dok)

Untuk memberikan informasi terkait dengan fenomena panic buying akibat dari rendahnya literasi keuangan.

Melalui budaya lokal Gusjigang sebagai salah satu ajaran literasi keuangan klasik dari masyarakat Jawa, peninggalan kanjeng sunan Kudus.

“Gusjigang ini mengandung makna Gus yang artinya berakhlak bagus, Ji yang artinya pandai mengaji serta Gang yang diartikan pandai berdagang. Konsep pandai berdagang pada tataran akhlak baik inilah yang akan dikaji untuk mengatasi fenomena panic buying,” ujarnya saat menjelaskan makna dari budaya tersebut.

Selain itu, Adliyatuz menambahkan bahwa keluaran lain yang diberikan yakni berupa video animasi.

Baca Juga: Himbara Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Pemerintah untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Animasi tersebut nantinya akan ditujukan langsung kepada masyarakat umum.

Untuk mengatasi upaya terjadinya panic buying melalui konten lokal konstruksi budaya gusjigang.

Sebagai bahan pertimbangan agar lebih berhati-hati dalam pembelian suatu barang di masa pandemi.

“Animasi ini nantinya kami susun berdasarkan penelitian yang dilakukan di lima daerah, yakni Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, dan Purwodadi. Dengan total sebanyak 2000 responden,” tambah mahasiswa angkatan 2020 tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Kusni Ingsih, M.M yang juga merupakan dosen pendamping pada penelitian ini turut merasa bangga.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X