Lewat Budaya Lokal, Gusjigang Mahasiswa Udinus Beri Litreasi soal Panic Buying

- Jumat, 3 September 2021 | 11:48 WIB
Tim Gusjiang Udinus. (suaramerdeka.com / dok)
Tim Gusjiang Udinus. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam rangka menyosialisasikan strategi penyelesaian masalah panic buying, mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang melakukan pendekatan melalui budaya lokal.

Pendekatan tersebut merupakan gagasan proposal Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Udinus yang lolos dan didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).

Proposal yang dibentuk dari kolaborasi lima mahasiswa Udinus ini mengambil judul ‘Videographic Design, Mengungkap Pelestarian Literasi Keuangan Jawa Klasik, ‘Gusjigang’, Dalam Mengungkap Fenomena Panic Buying Masyarakat Kedung-Sepur’.

Sebuah penelitian yang memanfaatkan konstruksi budaya lokal jawa ‘Gusjigang’ untuk memantau fenomena panic buying di masyarakat.

Baca Juga: Kereta Api Bandara YIA Mulai Dioperasikan, Tarif Nol Rupiah Selama Masa Sosialisasi

Kelima mahasiswa tersebut berasal dari berbagai fakultas yang ada di Udinus. Dua mahasiswa di antaranya berasal dari Program Studi (Prodi) S-1 Manajemen.

Yakni Nabila Wanda Hamidah selaku Ketua Tim dan Kurnia Rahmawati selaku pembuatan naskah video graphic.

Kemudian tiga anggota lainnya yakni Rexza Berliayana selaku pembuat laporan dan artikel ilmiah dari Prodi S-1 Teknik Industri, Adliyatuz Zulfah selaku pembuatan video animasi dari Prodi S-1 Ilmu Komunikasi, serta Niken Permata Sari selaku pembuat laporan keuangan dari Prodi S-1 Akuntansi. 

Pada penelitian yang mendapatkan dana total 8 juta rupiah ini, Nabila selaku ketua tim menjelaskan bahwa keluaran yang akan dihasilkan berupa laporan akhir, dan artikel ilmiah.

Baca Juga: Pertamina Berkomitmen Salurkan Bahan Bakar Solar untuk Masyarakat di Solo

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X