Alokasi 20 Persen Dana Pendidikan Perlu Dipertajam untuk Fungsi Pendidikan, Ini Alasannya

- Jumat, 3 September 2021 | 08:24 WIB
Ilustrasi perguruan tinggi (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi perguruan tinggi (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Komisi X Syaiful Huda mengaku sepakat dengan pendapat untuk menajamkan penggunaan alokasi 20 persen dana pendidikan APBN untuk fungsi pendidikan.

Menurutnya, saat ini sebagian besar alokasi dana pendidikan diwujudkan dalam bentuk dana alokasi khusus (DAK) yang belum tentu penggunaanya untuk fungsi pendidikan.

“Isu-isu besar seperti refocusing ulang anggaran Pendidikan 20 persen APBN memang harus segera ditindaklanjuti. Karena faktanya dari 20 persen dana Pendidikan hanya Rp 85 triliun dikelola kemendikbud dan Rp 55 triliun dikelola kemenag. Sisanya Rp 370 triliun jadi DAK diserahkan ke pemerintah daerah. Kami tidak bisa mengontrol penggunaannya,” katanya.

Huda mengatakan, saat ini Komisi X DPR RI berusaha mendorong Kemendikbud dan Kemenag agar seluruh atau minimal 50 persen dari total anggaran fungsi pendidikan bisa dikelola Kemendikbud/Kemenag.

Baca Juga: Genap 2 Tahun Aksi Piring Kasih Layani Makan Siang Gratis Selama Pandemi

Solusi yang ditawarkan adalah ‘Money Follow Student’ sehingga indeks biaya pemerintah diberikan langsung (direct) kepada mahasiswa dengan tujuan meminimalisasi fragmentasi atau diskriminasi antara sekolah negeri dengan sekolah swasta.

“Kami berharap konsep money follow student ini bisa diakomodasi dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang saat ini sedang dimatangkan di Komisi X,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan sepakat dengan tuntutan mahasiswa agar semua anggaran pendidikan di masa pandemi Covid-19 difokuskan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan.

Konsekuensinya alokasi anggaran untuk pembangunan fisik yang tidak subtantif sebaiknya dihentikan sementara.

Baca Juga: Soal Afghanistan, Indonesia Harus Berhati-hati Ambil Langkah, Jangan Berlebihan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X