Sekolah Terapkan Prokes Ketat Saat PTM Terbatas, Adaptasi New Normal

- Kamis, 2 September 2021 | 18:19 WIB
Pembelajaran Blended Learning (suaramerdeka.com/dok)
Pembelajaran Blended Learning (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sejumlah sekolah yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 telah memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, termasuk di DKI Jakarta.

Tentunya sekolah-sekolah tersebut wajib menerapkan prosedur protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.

"Meskipun telah menjalani peraturan protokol kesehatan, kami sadar atas kemungkinan terjadinya penyebaran covid-19 di lingkungan Sekolah. Kita harus beradaptasi untuk hidup bersama dengan kondisi new normal saat ini.

Kita membutuhkan kerjasama dan dukungan dari seluruh anggota komunitas sekolah," ujar Superintendent Global Sevilla School, Michael Thia, Kamis (2/9).

Baca Juga: Cegah Stunting, Masyarakat Yogyakarta Diperkuat Edukasi Isi Piringku

Dikatakan, pihaknya benar-benar berkomitmen untuk melaksanakan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, terkait dengan pelaksanaan PTM terbatas. Mulai dari mengatur kapasitas siswa yang hanya 50% dari total kapasitas, kemudian penyediaan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di setiap kelas.

Kemudian pengaturan jarak minimal 1,5 meter, melakukan pengecekkan suhu tubuh, hingga memastikan memakai masker dengan benar.

Sebenarnya, lanjut dia, pihaknya sejak awal telah menerapkan kesiapan Blended Learning. Di mana siap menjalani kegiatan belajar mengajar secara daring ataupun secara tatap muka.

"Disini kami berkomitmen dan memastikan kedua metode tersebut mendapatkan Kualitas yang sama tanpa membedakan satu metode dengan metode lainnya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB
X