Perketat Prokes di Dalam dan Luar Sekolah, Selanjutnya Ada Evaluasi

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:02 WIB
PTM (ilustrasi, pikiran rakyat)
PTM (ilustrasi, pikiran rakyat)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekonologi (Kemendikbudristek) menyatakan sekolah-sekolah yang berada di wilayah PPKM level 1-3 diizinkan membuka pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

Epidemiolog UGM, dokter Bayu Satria Wiratama MPH menilai pembelajaran tatap muka harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka di level manapun tetap harus memperhatikan protokol karena upaya testing, tracing, dan treatment (3T) di seluruh wilayah Tanah Air belum berjalan dengan baik meski sudah ada peningkatan dibandingkan sebelum PPKM.

''Semua level PPKM kalau pembelajaran tatap muka harus disiplin dengan protokol dan melaksanakan uji coba dulu kemudian evaluasi oleh semua pihak termasuk pihak kesehatan,'' tandas Bayu.

Di samping disiplin menjalankan protokol kesehatan saat pembelajaran tatap muka, Bayu mengatakan sistem tanggap dan pengawasan Covid-19 di sekolah harus berjalan baik.

Dengan begitu bisa cepat mendeteksi siswa yang diduga terkena Covid-19.

''Harus ditunjang dengan memastikan sebagian besar warga sekolah yang terlibat pembelajaran tatap muka sudah divaksin,'' imbuhnya.

Ia menegaskan tidak boleh ada siswa yang hanya disiplin di dalam sekolah tapi di luar sekolah kendor 5M.

Siswa seperti itu berisiko tinggi menjadi sumber penularan sehingga penerapan protokol kesehatan ketat harus di dalam dan luar sekolah.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB
X