Demi Keamanan Pengguna, Baterai Listrik Kendaraan Harus Berstandar SNI

- Minggu, 25 Juli 2021 | 11:36 WIB
Y Kristianto Widiwardono / ist
Y Kristianto Widiwardono / ist

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah terus mendorong pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Presiden RI, Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Sejalan hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko meminta semua pihak bekerja sama mendukung percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Menanggapi hal itu, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait kendaraan listrik.

Baca Juga: Perolehan Medali Olimpiade Tokyo, China Urutan Teratas dengan Kantongi Tiga Emas

Direktur Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektroteknika, Transportasi dan Teknologi Informasi BSN, Y Kristianto Widiwardono mengungkapkan upaya BSN mendukung program KBLBB dengan penetapan SNI.

Ia menjelaskan salah satu komponen penting dalam kendaraan listirik, mobil maupun sepeda motor/moped adalah baterai.

Karena itu, BSN telah menetapkan delapan SNI terkait baterai, di antaranya:

Baca Juga: Sebanyak 70 - 80 Persen Pasien Covid-19 Bergejala Ringan, Dokter Tirta: Tidak Perlu Repot Gunakan Oseltamivir

- SNI IEC 62660 sel litium-ion sekunder untuk penggerak kendaraan listrik bagian satu sampai dengan tiga,

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X