Jangan Sembarangan Nyalakan Motor Setelah Terendam Banjir, Simak Penjelasan Berikut

- Jumat, 27 Mei 2022 | 15:07 WIB
Seorang pengendara motor menuntun motornya yang mogok di tengah luapan rob yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Senin (23/5)
Seorang pengendara motor menuntun motornya yang mogok di tengah luapan rob yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Senin (23/5)



SEMARANG, suaramerdeka.com - Baru-baru ini kota Semarang dihebohkan dengan kejadian banjir rob dengan ketinggian 1,5 meter yang terjadi di kawasan area Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Utara pada Senin (23/5/2022) lalu yang membuat beberapa motor warga sekitar terendam banjir ini.

Banjir yang merendam motor menyebabkan air menekan dan mengisi semua celah ruang yang ada didalam sepeda motor bahkan rongga-rongganya hingga meresap ke semua media yang memiliki pori - pori.

Perlu diingat, motor yang kita gunakan sehari-hari tidak didesain untuk tahan terendam banjir. Selain kandungan air, banjir juga membawa kotoran berupa partikel kotoran yang halus hingga kasar serta zat lain dari permukaan lingkungan yang dilaluinya.

Baca Juga: Sumbangsih Buya Syafii Maarif untuk Bangsa, Berikut 30 Karya-Karyanya

Oke Desiyanto selaku Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng mengatakan bahwa cara perawatan motor yang terendam air tergantung dari seberapa tinggi air merendam motor karena hal tersebut yang menjadi patokan apa saja dari motor yang perlu diperiksa dan komponen yang terendam itu seluruhnya harus dikeringkan, dibersihkan, diperiksa, diperbaiki dan diganti jika perlu.

Jika motor terendam banjir, bikers harus tetap tenang dan tidak memutar kunci kontak ke arah ON, karena kemungkinan besar dapat menyebabkan rusak ECM/ECU (Eletronic Control Module/Eletronic Control Unit), dan tidak menyalakan mesin dengan mengengkol stater kaki. Perlu diketahui bahwa air keran, air hujan, dan air laut memiliki sifat konduktor yaitu penghantar listrik.

Komponen elemen didalam kelistrikan akan mengalami korsleting karena hubungan arus listrik yang tidak terkendali.

Baca Juga: PMK Mewabah, Global Qurban-ACT Kelola Hewan Kurban di Bawah Pengawasan Dokter

Selain itu air memiliki sifat melarutkan sehingga cairan pendingin, cairan pelumas mesin, dan transmisi yang terpisah akan berpotensi berubah dan kotor.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Motor Listrik Yamaha E01 Resmi Mengaspal di Indonesia

Jumat, 28 Oktober 2022 | 19:08 WIB

Mulai Jadi Incaran, Motor Irit Ini Kian Mahal

Minggu, 9 Oktober 2022 | 15:45 WIB

New Honda 125 Siap Meluncur, Fiture Barunya Keren

Selasa, 27 September 2022 | 21:36 WIB

Sepeda Motor Listrik Perlu STNK ? Cari Tahu Yuk

Selasa, 20 September 2022 | 17:15 WIB
X