Usai Viral di MotoGP Mandalika, Rara Tak Luput dari Sorotan Pajak

- Rabu, 23 Maret 2022 | 08:12 WIB
Aksi Rara sang pawang hujan di sirkuit Mandalika (Dok. MotoGP)
Aksi Rara sang pawang hujan di sirkuit Mandalika (Dok. MotoGP)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Setelah sosoknya menjadi viral dalam perhelatan MotoGP Mandalika, Rara Isti Wulandari sang pawang hujan, rupanya tak luput dari sorotan pajak.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinur Prastowo mengatakan bahwa jasa pawang hujan seperti Rara, masuk sebagai terutang pajak.

Hal ini berarti pihak pemberi kerja wajib memotong pajak penghasilan (PPh) sebagaimana tertuang dalam Pasal 21.

Baca Juga: Kalah Telak di Uji Coba Perdana, Timnas Indonesia U-19 Masih Terkendala Adaptasi

Yustinus memaparkan bahwa sang pawang hujan juga harus melaporkan perhitungan penghasilan di SPT Tahunan.

"Jasa pawang hujan terutang pajak? Jelas dong. Pihak pemberi kerja wajib memotong PPh Pasal 21 dan sang pawang melaporkan perhitungan penghasilan di SPT Tahunan," ungkap Yustinus, dikutip dari akun Twitter @prastow, Selasa 22 Maret 2022.

Sebelumnya, Rara, sapaan akrabnya, mengaku memang secara resmi dipekerjakan Indonesia Tourism Development Corporation selaku perusahaan BUMN pemilik Sirkuit Mandalika yang juga membawahi MGPA selaku panitia penyelenggara.

Baca Juga: Kontrak Dybala Tak Diperpanjang Juventus, Kedatangan Vlahovic Ada Pengaruhnya

Aksi Rara di tengah Sirkuit Mandalika menjadi viral tersebar di berbagai sosial media hingga dijadikan 'meme'.

Di tengah hujan deras, Rara berjalan ke tengah Sirkuit dan tampak melakukan ritual dengan membawa sebuah mangkok dan sebuah tongkat kecil agar hujan reda.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X