Insiden Memalukan Terjadi Jelang WSBK, Oknum Panitia Bongkar Kargo Peserta

- Kamis, 11 November 2021 | 15:19 WIB
Seorang pebalap WSBK. (foto: racing)
Seorang pebalap WSBK. (foto: racing)

NTB, suaramerdeka.com - Terjadi insiden memalukan jelang World Superbike atau WSBK 2021 seri terakhir yang akan digelar di Mandalika International Street Circuit, pada 19-21 November mendatang.

Dalam video yang beredar di media sosial, salah seorang oknum yang diduga dari panitia penyelenggara Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membongkar peti kargo berisi motor Ducati Panigale V4R tunggangan Michael Ruben Rinaldi. Kejadian itu kabarnya membuat tim Ducati kecewa.

Kejadian ini juga mendapat perhatian aparat pelaksana pengamanan. Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa pihaknya telah menanggapi insiden tersebut dengan lebih meningkatkan koordinasi pengamanan kepada panitia penyelenggara yang bertanggung jawab di dalam areal balap dan sirkuit.

Baca Juga: Jitu Manfaatkan Peluang, Toyota Team Indonesia Dominasi Kejurnas Slalom 2021

"Kita sudah minta MGPA dan Dorna Sports untuk melakukan verifikasi," kata Iqbal di Mataram, Kamis, 11 November 2021.

Dari informasi pihak panitia penyelenggara, Iqbal menyampaikan bahwa tidak ada barang yang hilang dari aksi bongkar peti kargo berisi motor pembalap Aruba.it Racing-Ducati bernomor 21 tersebut.

"Jadi sebenarnya tidak ada kegiatan gangguan keamanan di situ. Hanya miskomunikasi. Dorna dan MGPA yang koordinasi. Sudah clear," ucap dia.

Baca Juga: Perpisahan Emosional di Misano, Kejutan bagi Valentino Rossi

Meskipun demikian, Iqbal menyayangkan insiden itu bisa terjadi di salah satu "paddock" pebalap yang berada di areal sirkuit yang notabenenya berada di luar kendali aparat. Padahal, 58 personel Brimob Polda NTB sudah bersiaga penuh di lapis ketiga pengamanan, terhitung sejak sebulan lalu.

"Makanya kita juga mengingatkan agar selain yang berkepentingan, tidak boleh ada yang membuka (peti kargo)," ujarnya.

Namun, Polda NTB yang merupakan "leading sector" pengamanan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan tugas lapangan, termasuk koordinasi dengan panitia penyelenggara yang bertanggung jawab dalam pengamanan di lapis pertama dan kedua (areal balap dan sirkuit).

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejurnas Slalom 2021: Adrianza Yunial Rajai Kelas Utama

Selasa, 21 Desember 2021 | 05:46 WIB

Cuaca Buruk, Race 1 WSBK Mandalika Diundur Minggu

Sabtu, 20 November 2021 | 18:57 WIB
X