Mengurangi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas: Jangan Asal Ganti Spion

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:36 WIB
Aktivitas podcast Yamaha Riding Academy (YRA) Jawa Tengah. (suaramerdeka.com / dok)
Aktivitas podcast Yamaha Riding Academy (YRA) Jawa Tengah. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di wilayah hukum Polda Jateng menjadi keprihatinan bagi banyak pihak.

Sebagaimana yang disampaikan Kompol Hary Ardianto, Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng, periode Juli sampai Desember 2020 terdapat 9.423 kasus laka lantas.

Dari data tersebut jika dirata-rata berarti ada 52 kejadian setiap harinya di wilayah Jawa Tengah.

Menanggapi hal tersebut, dalam sebuah aktivitas podcast Yamaha Riding Academy (YRA) Jawa Tengah, Erwin Sinaga, instruktur YRA Semarang mengungkapkan perlunya memastikan kondisi motor yang dikendarai.

Baca Juga: OPEC Akan Pertahankan Kebijakan Produksi, Harga Minyak Melonjak ke Level Tertinggi

Sebelum berkendara, motor harus dalam kondisi baik dan jangan asal mengganti spare part bawaan dari pabrik.

”Apabila kita asal mengganti spare part, maka akan membahayakan bagi pengendara,” tandasnya.

Erwin mencontohkan yang jamak terjadi adalah penggantian spion.

Tak dapat dipungkiri bahwa spion adalah komponen vital saat berkendara.

Karena itu tidak diperkenankan asal diganti, apalagi dengan yang ukuran yang lebih kecil karena akan mengganggu pandangan di belakang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sepeda Motor Listrik Perlu STNK ? Cari Tahu Yuk

Selasa, 20 September 2022 | 17:15 WIB

Antusias Sambut Motor Matik Baru Honda

Selasa, 13 September 2022 | 21:47 WIB
X