Peran Pemda dalam Percepatan Pelaksanaan DAK Fisik

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:35 WIB
Kepala Seksi pada Kanwil DJPB Jateng, Sigid Mulyadi. (suaramerdeka.com / dok)
Kepala Seksi pada Kanwil DJPB Jateng, Sigid Mulyadi. (suaramerdeka.com / dok)

AKHIRNYA pemerintah memperpanjang batas akhir penyampaian syarat salur DAK fisik. Semula tanggal 21 Juli 2021, menjadi 31 Agustus 2021.

Kebijakan ini diambil tentu setelah melihat realisasi DAK fisik belum sesuai harapan.

Keputusan Menteri Keuangan nomor 13/KM.7/2021 menetapkan perpanjangan batas waktu penerimaan dokumen persyaratan penyaluran DAK fisik tahun 2021.

Sesuai ketentuan, penyaluran DAK fisik dapat dilakukan paling cepat bulan Februari. Berdasarkan data DJPB (26 Juli 2021) menunjukan, realisasi DAK fisik secara nasional baru mencapai 11 persen atau sebesar Rp 6,7 triliun dari alokasi sebesar Rp 63,3 triliun.

Adapun realisasi tertinggi terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebesar 23 persen.
Jawa Tengah memiliki alokasi DAK fisik terbesar kedua setelah Jawa Timur, yaitu R p4,3 triliun.

Sampai dengan 3 Agustus 2021, persentase realisasinya sebesar 11 persen, dengan nominal Rp467 miliar.

Dari data realisasi per bulan, penyaluran DAK fisik di Jawa Tengah baru mulai pada bulan Maret 2021.

Sejak disalurkan melalui KPPN di Jawa Tengah tahun 2017, prosentase realisasi DAK fisik di Jateng sampai dengan tahun 2020, memiliki angka yang relatif stabil, yakni 90-92 persen atau rata-rata sebesar 91persen dari alokasi.

Artinya, pemda masih menghadapi beberapa tantangan untuk mengoptimalkan realisasi DAK fisik hingga 100 persen.

Dalam lima tahun terakhir, besaran pagu DAK fisik di Jateng berfluktuasi dengan alokasi tertinggi pada tahun ini.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB

Tembang Pagebluk Menyulap Bagong Menjadi Konten Kreator

Selasa, 16 November 2021 | 08:15 WIB

Metamorfosis Implementasi MBKM di Perguruan Tinggi

Senin, 8 November 2021 | 11:12 WIB

Kebijakan Publik Versus PCR dan Antigen

Minggu, 7 November 2021 | 23:23 WIB

Pangan dan Telur Ayam

Minggu, 7 November 2021 | 15:26 WIB

Negara Hadir Versus Pinjol illegal

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:45 WIB

PON 20 Papua Membuka Mata, Telinga dan Hati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:42 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:10 WIB

Hikmah Covid-19 bagi Kehidupan Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Aksi Kita adalah Masa Depan Kita

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:36 WIB
X