Tekanan Berbeda dari Olimpiade

Red
- Sabtu, 31 Juli 2021 | 02:46 WIB
Tajuk Rencana
Tajuk Rencana

Pasangan Indonesia yang diunggulkan di posisi teratas, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon harus tersingkir dari arena Olimpiade. Kegagalan yang mengingatkan pada apa yang dialami Taufik Hidayat saat Olimpiade di Sydney, 21 tahun silam.

Taufik yang digadang-gadang bisa meraih medali emas dari nomor tunggal putra ternyata terpaksa pulang dengan tangan hampa.

Saat itu dia juga menjadi unggulan nomor satu. Namun, pada perempat final dia menyerah di tangan Ji Xinpeng yang akhirnya menjadi juara.

Ajang di Sydney menjadi debut Taufik di Olimpiade. Bagi Marcus/ Kevin, saat ini merupakan debutnya di pesta olahraga terakbar sejagat.

Sama seperti Taufik dahulu, mereka juga tersingkir pada babak perempat final. Pasangan tersebut ditumbangkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Menjadi unggulan teratas otomatis berada pada posisi difavoritkan. Kondisi yang sebenarnya identik dengan tekanan yang harus dihadapi. Berjaya di arena Olimpiade tentu merupakan idaman setiap atlet.

Obsesi itu bakal memunculkan tekad luar biasa bagi mereka yang tidak diunggulkan.

Pada sisi lain, memberi beban yang tidak ringan bagi para unggulan.

Bahkan bintang senam putri Amerika Serikat Simona Biles mengakui merasakan tekanan sangat berat sehingga begitu sulit untuk ditanggung. Efeknya pun memengaruhi dinamika perebutan medali, karena dia memutuskan mundur dari final nomor semua alat perseorangan.

Sebelumnya dia difavoritkan untuk membawa pulang enam medali emas. Beban psikologis sebagai favorit juara juga diduga menjadi penyebab Naomi Osaka tersingkir. Terlebih atlet Jepang itu baru saja menjadi perhatian publik dunia karena memperoleh kehormatan menyulut api di kaldron saat pembukaan Olimpiade.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB

Keamanan Nelayan di Laut China Selatan

Senin, 20 September 2021 | 00:10 WIB

Berharap kepada Inovasi Kepariwisataan

Senin, 20 September 2021 | 00:00 WIB

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB
X