Pelajaran Sukses dari Olimpiade Tokyo

Red
- Sabtu, 31 Juli 2021 | 02:35 WIB
Prof Dr Agus Kristiyanto MPd
Prof Dr Agus Kristiyanto MPd

"Olimpiade Tokyo menjadi harapan besar sebagai sebuah sumber pembelajaran masyarakat dunia, bahwa disiplin dan tangguh adalah mekanisme untuk dasar bagi keselamatan dan kesuksesan."

KABAR sukses penyelenggaraan perhelatan akbar Olimpiade Tokyo merupakan sesuatu yang sangat dinanti oleh masyarakat dunia pada umumnya. Pasalnya, Olimpiade musim panas yang digelar 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 tersebut adalah sebuah event ”pertaruhan” (baca: bukan perjudian), karena diselenggarakan dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih memuncak.

Perhelatan yang diikuti 204 negara dan 11.090 atlet tersebut seolah merupakan sesuatu yang ”aneh” pada saat beberapa negara sedang gencar-gencarnya melaksanakan lockdown. Bahkan ada yang sinis menganggapnya sebagai sebuah pesta besar di tengah keprihatinan dunia.

Olimpiade bertema ”United by Emotion” tersebut yang semestinya digelar pada 2020 diundur ke tahun 2021 karena alasan pandemi. Pada awal 2021 pun masih terjadi situasi dilematis berkaitan dengan masih melonjakanya kasus Covid-19 di Negeri Sakura tersebut.

Dari dalam negeri banyak penolakan dari warga Jepang dan juga sebagian politisi. Mereka harus menunggu perkembangan situasi pada akhir Maret 2021.

Di tengah ”gempuran” sebagian warga yang masih menolak, pada awal Juni Jepang memastikan bahwa Olimpiade tetap berlangsung setelah ditunda tepat setahun. Seratus hari jelang pelaksanaan Olimpiade menjadi masa yang sangat penting bagi Jepang untuk mempromosikan segala sesuatunya.

Setahun penundaan, ternyata bukan masa tunggu pasif bagi tuan rumah, tetapi digunakan sebagai sebuah tahap preparasi dan adaptasi agar penyelenggaraan Olimpiade sukses berlangsung.

Olimpiade yang aman dalam penyelenggaraannya serta memiliki arti penting untuk terus menggaungkan semangat sportivitas, keunggulan, pemberdayaan, dan pesan-pesan kemanusiaan melalui event besar olahraga.

Kerja keras dan kerja cerdas tuan rumah tersebut mampu meyakinkan ratusan negara untuk memastikan hadir dengan mengirim duta olahraga dan segenap official ke Tokyo pada 23 hingga 8 Agustus 2021.

Semua pihak tentu berharap bahwa Olimpiade yang diselenggarakan dengan basis protokol kesehatan superketat tersebut akan menorehkan nilai sejarah penting.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB

Keamanan Nelayan di Laut China Selatan

Senin, 20 September 2021 | 00:10 WIB

Berharap kepada Inovasi Kepariwisataan

Senin, 20 September 2021 | 00:00 WIB

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB

Perpres Pendanaan Pesantren

Jumat, 17 September 2021 | 00:20 WIB

Membangun Fondasi Green Economy

Jumat, 17 September 2021 | 00:10 WIB

Standar Pembelajaran Tatap Muka

Jumat, 17 September 2021 | 00:00 WIB

Membenahi Rantai Pasokan Pangan

Kamis, 16 September 2021 | 00:47 WIB

Modal Manusia Islami untuk LKMS

Rabu, 15 September 2021 | 01:40 WIB

Mewujudkan Jalur Kereta Api Semarang-Rembang

Selasa, 14 September 2021 | 20:24 WIB

”Samudra Biru” Pendidikan Tinggi

Selasa, 14 September 2021 | 20:10 WIB

Mengawal Dana PEN di Bank Umum

Senin, 13 September 2021 | 11:21 WIB

Mewaspadai Covid-19 Varian Mu

Senin, 13 September 2021 | 00:20 WIB

Menatap Kemungkinan Pandemi ke Endemi

Senin, 13 September 2021 | 00:10 WIB
X