Pencabutan Status Darurat di Malaysia

Red
- Jumat, 30 Juli 2021 | 00:10 WIB
Logo SM (b01m)
Logo SM (b01m)

Sama halnya dengan Indonesia, Malaysia menetapkan level tertinggi dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Di Indonesia, level yang saat ini berlaku akan berakhir pada 2 Agustus mendatang. Belum bisa dipastikan apakah status seperti sekarang akan dipertahankan atau akan diturunkan. Tren kasus Covid-19 di Jawa dan Bali diklaim menurun. Namun, penambahan terjadi di luar dua pulau tersebut. Mulai 12 Juli, status PPKM Darurat diberlakukan untuk wilayah di luar Jawa dan Bali.

Kita menunggu bagaimana lanjutan kebijakan mitigasi Covid- 19 di Indonesia. Sedangkan di Malaysia, pembatasan dengan status darurat dicabut mulai 1 Agustus. Kebijakan tersebut dipertanyakan banyak pihak di negara tetangga itu, mengingat kasus penularan masih cenderung bertambah. Sama halnya dengan di Indonesia, prasarana kesehatan di Malaysia kewalahan melayani pasien. Padahal, para pakar kesehatan di negeri itu menilai jumlah tes Covid-19 yang dilakukan masih tergolong rendah.

Apabila tingkat pelacakan ditingkatkan, bukan tidak mungkin rumah sakit-rumah sakit di Malaysia bakal makin kerepotan. Diberitakan, banyak pasien yang duduk di kursi roda harus berbagi oksigen dari tabung yang sama dengan pasien lainnya. Selain gambaran memprihatinkan pada sisi kesehatan, dampak ekonomi juga begitu terasa. Banyak warga di negeri tersebut dikabarkan mengibarkan bendera putih di luar rumah untuk meminta bantuan. Sebelumnya tagar #benderaputih ramai di medsos.

Kampanye untuk meminta warga Malaysia tidak perlu malu bila memerlukan bantuan memang gencar dilakukan melalui medsos sejak beberapa minggu lalu. Dengan mengibarkan bendera putih diharapkan pertolongan akan cepat diperoleh. Selain itu, kampanye tersebut juga muncul sebagai respons atas banyaknya kasus bunuh diri. Diduga, karena tekanan kehidupan akibat pandemi Covid-19 jumlah kasus bunuh diri di Malaysia tercatat sebanyak 468 pada lima bulan pertama tahun ini.

Gambaran kuantitatif maupun kualitatif , baik itu dari sisi kesehatan maupun ekonomi akibat serangan virus korona baru, menunjukkan betapa Malaysia memang layak menetapkan status darurat. Namun, status yang ternyata tidak dipertahankan saat rekor terus terjadi tentu memunculkan kontroversi. Bahkan Raja Malaysia Tengku Abdullah mengkritik keputusan itu. Pernyataan kurang lazim dari raja terhadap pemerintah yang berpotensi memicu konflik di ranah politik.

Penanganan Covid-19 memang akan memunculkan dikotomi antara mana yang didahulukan, apakah menangani persoalan kesehatan atau ekonomi. Tidak mudah untuk memilih mana yang diprioritaskan. Ada risiko setiap kebijakan yang dipilih, termasuk ketika berusaha untuk menyeimbangkan di antara keduanya. Apalagi bila memang ada kekuatan-kekuatan politik yang memang memosisikan diri berseberangan dengan pemerintah. Persatuan juga kunci penanganan pandemi.

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB

Keamanan Nelayan di Laut China Selatan

Senin, 20 September 2021 | 00:10 WIB

Berharap kepada Inovasi Kepariwisataan

Senin, 20 September 2021 | 00:00 WIB

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB
X