Investasi di Tengah Penurunan Bunga

Red
- Jumat, 30 Juli 2021 | 00:00 WIB
Logo SM (b01m)
Logo SM (b01m)

Bank Indonesia (BI) mempertahankan bunga acuannya pada tingkat 3,5 persen. Bunga sebesar itu menjadi yang terendah sepanjang sejarah dalam penetapan bunga acuan di negeri ini. Dalam tingkat bunga yang menunjukkan penurunan dalam beberapa waktu terakhir, simpanan masyarakat di perbankan negeri ini justru menunjukkan peningkatan berarti. Dari data yang diriis BI, dana pihak ketiga yang ada di perbankan pada saat pandemi Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 11 persen.

Peningkatan signifikan itu bisa dipersepsikan sebagai respons terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Belanja oleh masyarakat terpaksa ditunda yang mengakibatkan tabungan bertambah. Kebijakan-kebijakan yang mendorong konsumsi masyarakat perlu untuk dirumuskan, sehingga saat PPKM dilonggarkan nanti perekonomian bisa cepat terangkat. Terlebih sektor konsumsi rumah tangga merupakan motor utama untuk menumbuhkan perekonomian kita.

Dalam dunia investasi, bunga yang ditawarkan bank hanya salah satu dari sejumlah pilihan. Karena itu, bila bunga acuan yang ditetapkan BI tertransmisikan dalam dinamika pasar, maka pengaruhnya tidak hanya terasakan dalam bisnis di sektor riil, tetapi juga di sektor keuangan. BI mencatat, bunga deposito perbankan turun sebanyak 207 basis poin dihitung dari posisi April 2020 sampai bulan yang sama pada tahun ini. Penurunan yang berpotensi menjadi penggerak instrumen investasi lainnya.

Menurut data BI, suku bunga deposito perbankan pada April tahun ini rata-rata 3,66 persen per tahun. Sedangkan imbal hasil obligasi bisa mencapai lebih dari itu. Selain dalam obligasi, pemilik dana bisa menginvestasikan simpanannya dalam saham. Meskipun harga-harga saham cenderung fluktuatif, generasi milenial dan generasi Z dikabarkan memiliki minat tinggi pada penempatan dana di pasar modal. Tiap instrumen investasi memang memiliki risiko yang tentu harus disadari investor.

Selain memperhatikan risiko yang berhubungan dengan potensi imbal hasil, para investor juga harus menyadari aspek-aspek institusional. Misalnya soal keabsahan dari lembaga yang menyediakan layanan investasi. Pilihan investasi yang makin beragam seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi pernah memunculkan persoalan. Dalam pilihan yang konvensional pun juga beberapa kali muncul kabar adanya investasi yang ternyata bodong, dari lembaga yang berkedok sebagai koperasi.

Kehati-hatian sangat dibutuhkan. Namun, pihak-pihak otoritas jangan lelah mengawasi lembaga- lembaga penyedia investasi, selain terus mengedukasi masyarakat. Literasi keuangan tak boleh kendur. Selain itu, operasi siber terhadap pihak-pihak yang belum memenuhi aturan namun menawarkan jasa investasi secara online juga terus dilakukan. Dunia yang seakan-akan tanpa batas dan kecanggihan teknologi saat ini memungkinkan investor dibujuk berinvestasi oleh lembaga yang ternyata ilegal.

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB

Keamanan Nelayan di Laut China Selatan

Senin, 20 September 2021 | 00:10 WIB

Berharap kepada Inovasi Kepariwisataan

Senin, 20 September 2021 | 00:00 WIB

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB
X