Jalur Koridor Ekonomi Asia Tenggara

Red
- Rabu, 28 Juli 2021 | 04:20 WIB
Tajuk Rencana
Tajuk Rencana

Proyek-proyek yang melibatkan investasi Tiongkok bertebaran di banyak negara, tak terkecuali di Indonesia.

Sebagai bagian dari Asia Tenggara, lumrah Indonesia masuk dalam radar investasi negeri itu.

Program bernama Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative, BRI) menempatkan Asia Tenggara sebagai salah satu koridornya.

Gagasan yang mengupayakan mendongkrak ekonomi lewat jaringan infrastruktur transportasi darat tersebut ingin mengulang kestrategisan Jalur Sutra di masa lalu.

Rintisan untuk koridor Asia Tenggara sudah terlihat dari pembangunan proyek kereta api cepat di Laos yang menghubungkan antara ibu kota negeri itu, Vientiane, dan Boten, sebuah kota kecil di provinsi Luang Namtha yang berbatasan dengan Tiongkok.

Proyek tersebut antara lain dibiayai lewat pinjaman dari Export-Import Bank of China. Setelah dimulai pada 2016, diperkirakan jalur Vientiane-Boten itu bakal selesai sesuai jadwal, yaitu 2 Desember, bersamaan dengan peringatan Hari Nasional Laos. Bila jalur di Laos itu selesai, dengan Tiongkok sangat berperan dalam proyek tersebut, maka keterhubungan dengan jalur-jalur kereta api lainnya relatif bukan hal yang sulit.

Kemungkinan jalur itu bisa diteruskan masuk Tiongkok, untuk kemudian dalam jangka panjang menjadi bagian dari jalur kereta api cepat yang menghubungkan Tiongkok dengan sejumlah negara di Asia Tenggara.

Terlebih telah ada skenario untuk membangun rel mulai dari Kunming di belahan selatan Tiongkok sampai Singapura.

Modal awal untuk menyatukan sebagian daratan Asia Tenggara secara ekonomi telah terlihat. Di sisi lain, negara-negara Asia Tenggara yang berada di bibir Samudera Pasifik sebelumnya telah menunjukkan potensinya sebagai pasar sekaligus kawasan investasi menarik.

Fasilitas ”lama” itu nantinya bakal diperkuat dengan infrastruktur transportasi darat yang dimulai dengan jaringan kereta api.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB

Keamanan Nelayan di Laut China Selatan

Senin, 20 September 2021 | 00:10 WIB

Berharap kepada Inovasi Kepariwisataan

Senin, 20 September 2021 | 00:00 WIB

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB
X