Seriuskah Kawasan Industri Terpadu Batang?

- Sabtu, 17 September 2022 | 08:43 WIB
Pujo Rahayu Risan (suaramerdeka.com/dok)
Pujo Rahayu Risan (suaramerdeka.com/dok)

KAWASAN Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, memang menjadi andalan untuk mendongkrak, sekaligus memancing investasi baik dalam maupun luar negeri setelah yang semua mengandalkan Kawasan Industri Brebes.

Sebagaimana diketahui dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang – Salatiga - Demak – Grobogan, Kawasan Porworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, Dan Kawasan Brebes – Tegal - Pemalang. Awal tahun 2020, Brebes diprioritaskan dengan skema Proyek Strategis Nasional (PSN).

Namun kenyataan di lapangan, ada kendala dan hambatan klasik yaitu harus melalui proses pembebasan di mana sesuai penentuan lokasi (Penlok), tidak semua lahan yang dibutuhkan 4.000 Hektar sudah dikuasasi Negara.

Jokowi rupaya ingin serba cepat, yang semula konsentrasi di Brebes bergeser ke Batang tetap dengan rujukan Perpres 79/2019 dimana memanfaatkan lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX.

Baca Juga: Doa, Hajat, dan Impian Enam Zodiak Bakal Terwujud, Kelimpahan Rezeki dan Cuan Jumlah Besar

Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang dibangun di atas hak pengusahaan tanah milik PTPN IX, dengan KIT Batang diberikan hak untuk menyewakan tanah kepada penyewa berdasarkan perjanjian sewa khusus yang dirancang oleh Pemerintah Indonesia.

Ada pertanyaan yang sangat mendasar, seriuskah Kawasan Terpadu Industri Batang?

Untuk menjawab bahwa KIT Batang serius lari lebih cepat kawasan industry global bahkan di kawasan negara tetangga sudah tumbuh begitu pesat.

Maka Jokowi mengeluarkan Perpres 106/2022 Tentang Percepatan Investasi melalui Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah.

Baca Juga: Gembira Sekali 6 Zodiak Ini, Bakal Dikerumuni Rezeki dan Cuan Berkarung karung, Bisa Beli Kompor Listrik

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fintech Syariah, Sang Primadona Transformasi Digital

Rabu, 23 November 2022 | 11:32 WIB

Ancaman Senyap Asap Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 19:19 WIB

PMA 68 dan Dinamika Akademik di Kampus

Kamis, 17 November 2022 | 16:57 WIB

Kepemimpinan Berorientasi Pengetahuan

Rabu, 16 November 2022 | 11:12 WIB

Memperkuat Jaringan Koperasi Syariah

Selasa, 15 November 2022 | 11:32 WIB

Utang atau Cetak Uang Baru?

Senin, 14 November 2022 | 11:12 WIB

Kepemimpinan dalam Organisasi Pembelajar

Sabtu, 12 November 2022 | 11:12 WIB

Mewaspadai Budaya Gila Kerja

Jumat, 11 November 2022 | 11:15 WIB

Sustainability dalam Bisnis Perusahaan

Kamis, 10 November 2022 | 11:12 WIB

Pungli dalam Pengurusan Warisan

Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:04 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Minggu, 23 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Peci untuk Cakades

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 21:55 WIB

Mencari Pemimpin Profetik

Senin, 10 Oktober 2022 | 12:03 WIB

Tragedi Oktober di Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:16 WIB

Mari Dukung Partisipasi Taiwan di ICAO

Jumat, 30 September 2022 | 21:47 WIB
X