Ketepatan Sasaran dalam Salurkan Bantuan

Red
- Selasa, 27 Juli 2021 | 02:54 WIB
Tajuk Rencana
Tajuk Rencana

Berbagai bantuan disalurkan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Banyak pihak terkena dampak kebijakan itu.

Peliburan aktivitas usaha-usaha tertentu tidak hanya mengurangi dinamika ekonomi secara signifikan, tetapi juga mengakibatkan pendapatan banyak orang berkurang. Bahkan, tidak sedikit pula yang masa depannya menjadi tak pasti, karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pendataan terhadap kondisi aktual tenaga kerja sangat dibutuhkan, supaya bantuan benar-benar tepat sasaran. Orang-orang yang baru saja terkena PHK bisa jadi belum termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial. Selain itu, mekanisme bantuan juga diharapkan lebih memiliki daya dorong terhadap perekonomian.

Saat ini pengusaha juga dihadapkan pada beban yang berat, karena bisnisnya tertekan. Omzet usaha bakal sangat terpengaruh seiring perekonomian yang harus ''direm''. Dunia usaha yang terpuruk bakal memberi dampak luas, karena terkait dengan dinamika banyak sektor.

Mulai dari perbankan, ketenakerjaan, perpajakan, sampai ke perolehan cadangan devisa negara bila perusahaanperusahaan itu mampu menghasilkan barang untuk pasar global.

Skema bantuan yang membantu meringankan beban dunia usaha dibutuhkan. Salah satu bentuknya bisa dengan menyinergikan bantuan subsidi upah. Bantuan tersebut direncanakan digulirkan kembali.

Usulan untuk memunculkan lagi program tersebut memang kencang terdengar belakangan ini, seiring pemberlakuan PPKM level 4.

Aspirasi itu bakal dipenuhi pemerintah. Saat ini payung hukumnya sedang digodok.

Menurut Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, salah satu dasar pemberian bantuan adalah data BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek sampai 30 Juni tahun ini.

Dengan acuan pada data BPJS, yang perlu dipertimbangkan adalah perhatian pada tenaga kerja sektor informal.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB

Keamanan Nelayan di Laut China Selatan

Senin, 20 September 2021 | 00:10 WIB

Berharap kepada Inovasi Kepariwisataan

Senin, 20 September 2021 | 00:00 WIB

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB
X