Penggunaan Dana Desa untuk Pencegahan Stunting di Masa Pandemi

Red
- Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:25 WIB
Kepala Seksi pada Kanwil DJPB Jateng, Sigit Mulyadi. (suaramerdeka.com / dok)
Kepala Seksi pada Kanwil DJPB Jateng, Sigit Mulyadi. (suaramerdeka.com / dok)

TARGET pemerintah menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024 harus menghadapi tantangan. Ada kekhawatiran pandemi Covid-19 akan menambah angka stunting baru.

Dampak buruk pandemi bagi perekonomian masyarakat akan berefek pada berkurangnya asupan gizi pada anak-anak mereka terutama anak balita.

Ditambah kebijakan relokasi anggaran dimungkinkan berpengaruh pada alokasi dana untuk kegiatan pencegahan stunting. Pembatasan kegiatan masyarakat juga menyebabkan terhentinya layanan posyandu.

Stunting atau kerdil adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu dari janin sampai anak berusia dua tahun.

Baca Juga: Mensos Berharap Bantuan dari Pemerintah Bisa Mencukupi Kebutuhan di Masa PPKM

Anak stunting akan menghadapi berbagai kendala pada masa dewasa. Mereka berpotensi mengalami penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung dan rendahnya kemampuan belajar.

Pada akhirnya berakibat tidak optimalnya produktivitas. Tentu, ini adalah kondisi yang tidak diinginkan dalam pembangunan manusia.

Sejatinya angka prevalensi stunting di Indonesia tahun 2019 telah menurun, meskipun persentasenya masih cukup tinggi yaitu sebesar 27,7 persen.

Sementara itu, di Jawa Tengah, Dinkes Jateng mencatat pada bulan Februari 2020 angka stunting sebesar 14,9 persen, menurun dibandingkan data sebelumnya.

Baca Juga: MSA Kargo Fasilitasi Ekspor Pelaku UMKM di Yogyakarta

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menengok Potensi Peran Milenial Kabupaten Brebes

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:12 WIB

Quo Vadis Kejaksaan RI?

Senin, 10 Januari 2022 | 09:12 WIB

Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia Pascapandemi

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:12 WIB

Digitalisasi Ibuisme

Kamis, 6 Januari 2022 | 12:30 WIB

Negeri-negeri Ambon Manise untuk Indonesia

Senin, 27 Desember 2021 | 08:45 WIB

Beri mereka waktu

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:12 WIB

Peran Ibu dalam Penguatan Literasi Digital

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:12 WIB

Di Balik Kebakaran Pasar Weleri

Minggu, 12 Desember 2021 | 17:42 WIB

Di Balik Meroketnya Harga Minyak Goreng

Kamis, 9 Desember 2021 | 07:45 WIB

Makna Angka 9 di Hari Jadi Ke–272 Blora

Senin, 6 Desember 2021 | 08:24 WIB

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB
X