Kenaikan Harga BBM, Solusi atau Beban untuk Masyarakat?

- Senin, 12 September 2022 | 08:48 WIB
Nugroho Wira Husada, S.H, Mahasiswa Magister Hukum UNS. (suaramerdeka.com / dok)
Nugroho Wira Husada, S.H, Mahasiswa Magister Hukum UNS. (suaramerdeka.com / dok)

BEBERAPA hari terakhir ini ramai pemberitaan dari berbagai media sosial dan televisi terkait reaksi masyarakat dari berbagai daerah atas kenaikan harga BBM dengan dalih penyesuaian subsidi.

Sabtu 3 September 2022, tepat pukul 14.30 WIB,  pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi melalui jumpa pers yang disampaikan langsung Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Pemerintah memutuskan menaikkan harga BBM dengan alasan bahwa 70 persen BBM subsidi dalam penyalurannya kepada masyarakat tidak tepat sasaran.

Alasan tersebut justru harus diperhatikan kembali, mengapa bisa terjadi penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran?

Baca Juga: Lakukan Efisiensi, Biaya Operasional Kilang Pertamina Lebih Rendah dari Singapura

Keputusan menaikkan harga BBM subsidi merupakan solusi yang tidak solutif karena tidak menyelesaikan pokok permasalahannya yaitu penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.

Jadi, dengan menaikkan harga BBM tidak menjamin masyarakat mampu atau perusahaan besar sawit dan tambang untuk tidak menggunakan BBM subsidi jenis solar dan Pertalite tanpa ada pengawasan yang ketat, pembatasan yang jelas dan terperinci serta penindakan berupa sanksi.

Pasal 3 huruf (f) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi menyatakan bahwa tujuan dari pengelolaan energi yaitu untuk tercapainya peningkatan akses masyarakat yang tidak mampu dan/atau yang tinggal di daerah terpencil terhadap energi untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Selanjutnya, pada Pasal 7 ayat (2) menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 12 September 2022: Berawan, Berpotensi Diguyur Hujan Sedang pada Malam Hari

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fintech Syariah, Sang Primadona Transformasi Digital

Rabu, 23 November 2022 | 11:32 WIB

Ancaman Senyap Asap Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 19:19 WIB

PMA 68 dan Dinamika Akademik di Kampus

Kamis, 17 November 2022 | 16:57 WIB

Kepemimpinan Berorientasi Pengetahuan

Rabu, 16 November 2022 | 11:12 WIB

Memperkuat Jaringan Koperasi Syariah

Selasa, 15 November 2022 | 11:32 WIB

Utang atau Cetak Uang Baru?

Senin, 14 November 2022 | 11:12 WIB

Kepemimpinan dalam Organisasi Pembelajar

Sabtu, 12 November 2022 | 11:12 WIB

Mewaspadai Budaya Gila Kerja

Jumat, 11 November 2022 | 11:15 WIB

Sustainability dalam Bisnis Perusahaan

Kamis, 10 November 2022 | 11:12 WIB

Pungli dalam Pengurusan Warisan

Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:04 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Minggu, 23 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Peci untuk Cakades

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 21:55 WIB

Mencari Pemimpin Profetik

Senin, 10 Oktober 2022 | 12:03 WIB

Tragedi Oktober di Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:16 WIB

Mari Dukung Partisipasi Taiwan di ICAO

Jumat, 30 September 2022 | 21:47 WIB
X