Pro-Kontra Penutupan Masjid

Red
- Sabtu, 10 Juli 2021 | 05:37 WIB
Prof Dr Tjipto Subadi MSi
Prof Dr Tjipto Subadi MSi

Maka tidaklah mengherankan jika terjadi pro kontra dalam penutupan masjid selama 18 hari berlakunya PPKM tersebut.

Mempertanyakan

Adapun yang kontra penutupan masjid mempertanyakan, mengapa masjid ditutup sedangkan pasar, proyek pembangunan infrastruktur dan transportasi dibiarkan meski dengan prokes ketat.

Padahal orang shalat lima waktu di masjid paling lama 15 menit, sedangkan orang nongkrong di pasar dan mal bisa berjam jam.

Apa nanti Allah Swt tidak akan marah karena rumah-Nya ditutup. Seperti yang dikemukakan Waketum MUI, KH Anwar Abbas dan ulama kondang, Ustadz Abdul Shomad.

Adapun yang pro penutupan masjid seperti dikemukakan Rais Syuriah NU Cabang Australia dan Mew Zeeland, Nadirsyah Hosen (Gus Nadir). Menurutnya, pernyataan KH Anwar Abbas yang mengemukakan penutupan masjid akan membuat bangsa ini dimarahi Tuhan, adalah keliru.

ìPak Anwar Abbas ini keliru: Pertama, menutup masjid sementara (tak selamanya) dalam kondisi darurat itu dibenarkan sesuai kaidah fiqh dan maqashid assyariah. Kedua, timing pernyataan tidaklah tepat. Tak ada simpati beliau terhadap kondisi masyarakat. Ketiga, beliau sok tahu bahwa Tuhan akan marahî, ujarnya.

Baginya, ibadah shalat lima waktu masih bisa dikerjakan di rumah masing-masing secara berjamaah.

Sebenarnya pandemi yang berupa wabah Thoun pernah terjadi pada masa Pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab. Waktu itu Umar berencana pergi ke Syam yang sedang dilanda pendemi yang memakan korban 25.000 pasukan Islam termasuk para Panglima Perang seperti Abu Ubaidah bin Jarrah, Yazid bin Abu Sufyan, Muad bin Jabbal dan Syurahbil bin Hasanah, yang semuanya merupakan sahabat Nabi Muhammad Saw.

Setelah bermusyawarah dengan para sahabat Nabi, akhirnya Khalifah Umar membatalkan kunjungan ke wilayah Syam, yang saat itu mencakup wilayah Suriah, Lebanon, Palestina dan Yordania.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Menengok Potensi Peran Milenial Kabupaten Brebes

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:12 WIB

Quo Vadis Kejaksaan RI?

Senin, 10 Januari 2022 | 09:12 WIB

Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia Pascapandemi

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:12 WIB

Digitalisasi Ibuisme

Kamis, 6 Januari 2022 | 12:30 WIB

Negeri-negeri Ambon Manise untuk Indonesia

Senin, 27 Desember 2021 | 08:45 WIB

Beri mereka waktu

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:12 WIB

Peran Ibu dalam Penguatan Literasi Digital

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:12 WIB

Di Balik Kebakaran Pasar Weleri

Minggu, 12 Desember 2021 | 17:42 WIB

Di Balik Meroketnya Harga Minyak Goreng

Kamis, 9 Desember 2021 | 07:45 WIB

Makna Angka 9 di Hari Jadi Ke–272 Blora

Senin, 6 Desember 2021 | 08:24 WIB

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB
X