Pesantren dan Madrasah: Lembaga Pendidikan Tangguh di Masa Pandemi

- Rabu, 23 Februari 2022 | 18:28 WIB
Cheoroni, Dosen Fakultas Agama Islam Unissula Semarang dan Pengurus Wilayah MUI Jateng
Cheoroni, Dosen Fakultas Agama Islam Unissula Semarang dan Pengurus Wilayah MUI Jateng

Adanya pandemi Covid-19 memberikan nuansa baru bagi dunia pendidikan di dunia, khususnya di Indonesia. Ruang kelas yang asalnya menjadi ruang utama pembelajaran, beralih pada ruang maya sebagai fokusnya.

Para guru dan siswa yang dulunya tidak kenal teknologi pembelajaran dipaksa harus belajar dan menggunakan teknologi tersebut karena sebuah kebutuhan dan memberikan manfaat bagi siswa dan guru sehingga menjadi melek teknologi.

Walaupun demikian, ada permasalahan yang muncul dengan model pembelajaran online tersebut, yaitu pembentukan karakter peserta didik.

Baca Juga: 5 Makanan dan Buah yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

Untuk membentuk karakter atau akhlak peserta didik tidak cukup dengan mentransfer ilmu dengan cara online, tetapi butuh pembiasaan dan keteladanan kepada mereka sebagai learning to live together.

Persoalan inilah yang menjadi problem utama dalam pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dengan model online.

Dengan adanya edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 yang menyatakan bahwa melakukan belajar dari rumah dan guru juga mengajar dari rumah untuk menjaga keamanan para guru, maka mengembalikan proses pembelajaran kepada konsep keluarga, hal ini sesuai dengan konsep Islam sebagaimana tertera dalam QS. Lukma ayat 13.

Baca Juga: Yuk Nostalgia! Ini 7 Kamen Rider Era Heisei yang Bakal Menarik untuk Ditonton Lagi

Sebagaimana juga yang dikatakan oleh Ki Hajar Dewantara: Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah. Yang intinya, tanggungjawab utama Pendidikan adalah orang tua di rumah.

Kalau hal tersebut bisa dilakukan, tentunya pembelajaran online tidak akan memunculkan masalah dan akan menjadi solusi bagi Pendidikan di era millenial ini.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keragaman Lebah, Pangan dan Manusia

Minggu, 22 Mei 2022 | 22:18 WIB

Buku dan Literasi Indonesia

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:38 WIB

Semarang Menuju Kota Megapolitan

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:51 WIB

Punjungan

Minggu, 1 Mei 2022 | 14:30 WIB

Labur, Lebur, Luber (3L)

Jumat, 29 April 2022 | 21:07 WIB

Emansipasi Wanita: dari Wanita untuk Wanita

Kamis, 21 April 2022 | 13:00 WIB

Persiapan Jelang Mudik Covid-19

Selasa, 12 April 2022 | 20:06 WIB

Demokrasi Pengelolaan Laut

Rabu, 6 April 2022 | 11:00 WIB

Ber-NU dan Ber-PKB: Mencontoh Gus Yusuf Chudlori

Senin, 4 April 2022 | 08:48 WIB

Minyak Goreng, Sembako dan Politik Pangan

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:12 WIB

Pentingnya Manifest Muatan Barang

Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:40 WIB

Permenaker 2/2022: Manfaat atau Mudarat bagi Buruh?

Jumat, 18 Februari 2022 | 16:06 WIB

Jalan Tengah Penyelesaian Konflik Wadas

Rabu, 16 Februari 2022 | 10:43 WIB

Tali Jiwa dalam Tari Sintren

Selasa, 15 Februari 2022 | 23:38 WIB

Merintis Desa Mandiri Pangan

Senin, 14 Februari 2022 | 16:22 WIB
X