Tali Jiwa dalam Tari Sintren

- Selasa, 15 Februari 2022 | 23:38 WIB
Tali Jiwa dalam Tari Sintren (foto: dok penulis)
Tali Jiwa dalam Tari Sintren (foto: dok penulis)

Bukan main hebatnya, kalau saya boleh memuji. Tarian ini tak sekadar mengajarkan cinta pada wilayah jasmani.

Baca Juga: 7 Kode Redeem FF Garena Terbaru 15 Februari 2022 Siap Direbut dan Klaim, Dapatkan Juga Item Menarik

Bukan pula hanya luapan-luapan emosi atau bahkan tumpahan hasrat semata. Apalagi hanya sebatas pada soal lampiasan birahi.

Ini menandakan pula bahwa ajaran cinta yang disampaikan melalui tarian ini begitu dalam.

Cinta merupakan ikatan jiwa yang terdalam. Segala yang berada di wilayah jasad adalah fana, sementara belaka.Tidak kekal.

Baca Juga: Kode Redeem FF Garena Terbaru 15 Februari 2022 Punya Batas Waktu, Rugi Kalau Nggak Segera Rebut dan Klaim

Maka, segala yang fana pun bisa saja musnah. Tetapi, melalui ikatan jiwa, tali jiwa, cinta mereka bisa mengekal sekalipun tubuh di antara keduanya terjarak oleh ruang-waktu.

Demikian sakralnya cinta dalam ajaran tari Sintren. Tak heran jika tarian ini memiliki nuansa yang sakral.

Salah satu hal yang disakralkan adalah penari mesti masih lajang. Tentu, banyak yang bertanya mengapa harus lajang?

Baca Juga: Siapa yang belum Tahu Kalau Kode Redeem FF Garena Terbaru Sudah Dirilis? Buruan Rebut dan Klaim

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mari Dukung Partisipasi Taiwan di ICAO

Jumat, 30 September 2022 | 21:47 WIB

Jebol Benteng Terakhir Peradilan, MA oh MA

Rabu, 28 September 2022 | 10:28 WIB

Tidak Ada Alasan, KITB Lamban

Minggu, 25 September 2022 | 12:07 WIB

Seriuskah Kawasan Industri Terpadu Batang?

Sabtu, 17 September 2022 | 08:43 WIB

Jokowi Ngamuk Lagi, Karena Ulah Imigrasi

Rabu, 14 September 2022 | 07:31 WIB

Menjaga Relasi, Memupuk Kolaborasi

Rabu, 14 September 2022 | 01:34 WIB

Kenaikan Harga BBM, Solusi atau Beban untuk Masyarakat?

Senin, 12 September 2022 | 08:48 WIB

Mungkinkah Kenaikan BBM Direvisi ?

Kamis, 8 September 2022 | 08:56 WIB

Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama

Minggu, 21 Agustus 2022 | 21:32 WIB

RUU KIA dan Peran Negara untuk Perempuan

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 10:05 WIB

Kiai NU dan Kretek

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:26 WIB

Mengapa BUMN Membentuk Holding?

Minggu, 17 Juli 2022 | 08:38 WIB

Pancasila dan Ancaman Pengasong Khilafah

Jumat, 8 Juli 2022 | 13:46 WIB

Pemuda Pancasila dan Rumah Kemartabatan

Kamis, 7 Juli 2022 | 23:18 WIB

Mencari Format Ideal Penjabat Kepala Daerah

Rabu, 6 Juli 2022 | 22:12 WIB

Keragaman Lebah, Pangan dan Manusia

Minggu, 22 Mei 2022 | 22:18 WIB
X