Peran Teknologi dalam Peningkatan Tata Kelola Perhutanan Sosial

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 17:47 WIB
B Lingggar Yekti Nugraheni. (foto: dok B Linggar Yekti Nugraheni)
B Lingggar Yekti Nugraheni. (foto: dok B Linggar Yekti Nugraheni)

PERHUTANAN sosial merupakan perhutanan milik negara yang dapat dimanfaatkan dan dibudidayakan oleh rakyat untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

Salah satu organisasi yang bergerak dalam proses pendampingan dan pengelolaan perhutanan sosial adalah Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial yang berkantor pusat di Pemalang Jawa Tengah.

Gema PS adalah salah satu anggota tim percepatan penyelesaian konflik agraria dan penguatan kebijakan reforma agraria di Indonesia, bermitra dengan kantor staf presiden dan beberapa kementerian.

Baca Juga: Fleksibilitas Perguruan Tinggi Mengikuti Perkembangan Globalisasi

Sejak 2016, Gema telah melakukan pendampingan kepada petani hutan dan memiliki anggota 60.000 petani hutan, 100 kelompok petani pemohon hutan sosial, 104 kelompok petani pemegang SK Perhutanan sosial, dan memiliki jangkauan 32.000 hektare hutan di Indonesia, tersebar di 27 kabupaten/kota di Indonesia.

Selama ini, pengelolaan perhutanan sosial mengalami beberapa kendala karena masih dilakukan secara manual.

Kendala tersebut berkaitan dengan tata kelola organisasi, produksi, dan pemasaran.

Baca Juga: Beri mereka waktu

Hutan sosial tersebut dikelola Gema bersama-sama dengan masyarakat.

Namun, dengan luasnya cakupan hutan sosial di Jawa dan Sumatera, Gema dan pengelola di komunitas hutan sosial menemui kesulitan untuk mengidentifikasi petani hutan, jumlah tanaman, dan lokasi lahannya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Buku dan Literasi Indonesia

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:38 WIB

Semarang Menuju Kota Megapolitan

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:51 WIB

Punjungan

Minggu, 1 Mei 2022 | 14:30 WIB

Labur, Lebur, Luber (3L)

Jumat, 29 April 2022 | 21:07 WIB

Emansipasi Wanita: dari Wanita untuk Wanita

Kamis, 21 April 2022 | 13:00 WIB

Persiapan Jelang Mudik Covid-19

Selasa, 12 April 2022 | 20:06 WIB

Demokrasi Pengelolaan Laut

Rabu, 6 April 2022 | 11:00 WIB

Ber-NU dan Ber-PKB: Mencontoh Gus Yusuf Chudlori

Senin, 4 April 2022 | 08:48 WIB

Minyak Goreng, Sembako dan Politik Pangan

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:12 WIB

Pentingnya Manifest Muatan Barang

Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:40 WIB

Permenaker 2/2022: Manfaat atau Mudarat bagi Buruh?

Jumat, 18 Februari 2022 | 16:06 WIB

Jalan Tengah Penyelesaian Konflik Wadas

Rabu, 16 Februari 2022 | 10:43 WIB

Tali Jiwa dalam Tari Sintren

Selasa, 15 Februari 2022 | 23:38 WIB

Merintis Desa Mandiri Pangan

Senin, 14 Februari 2022 | 16:22 WIB

Bergerak Kreatif ke Masa Depan

Jumat, 11 Februari 2022 | 13:25 WIB

Presiden Tetap Tidak Berkewajiban Resmikan Dewan Pers

Selasa, 8 Februari 2022 | 13:12 WIB
X