NEWA, Peluang Baru Bisnis Perhotelan

- Selasa, 14 Desember 2021 | 11:30 WIB
Dicky Sumarsono. (suaramerdeka.com / dok pribadi)
Dicky Sumarsono. (suaramerdeka.com / dok pribadi)

WISATA luar ruang kini menjadi primadona bagi sekelompok masyarakat dan komunitas yang mulai mencintai kegiatan NEWA (Nature, Eco, Wellness, Adventure).

Hal itu dibarengi dengan tren pariwisata yang telah bergeser ke alam.

Di mana para wisatawan Indonesia belum terlalu banyak atau belum bebas untuk berlibur ke luar negeri.

Ini menyebabkan, mereka yang sudah terbiasa pergi liburan, 3 hingga 5 kali per tahun, mulai mengubah tempat tujuan wisata mereka ke banyak daerah yang ada di Indonesia.

Menurut hasil survey Jakpat pada November 2021 lalu, wisata alam jadi aktivitas favorit bagi masyarakat Indonesia yang berencana berlibur saat Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca Juga: Tak Hanya Pengguna, Bobby Joseph Ternyata Perantara Penjualan Narkoba

Sebanyak 69 persen responden mengatakan wisata alam menjadi pilihan liburan pada akhir tahun nanti.

Disusul wisata kuliner sebagai pilihan favorit kedua dengan suara 62 persen responden, kemudian mengantongi taman hiburan dengan 47 persen responden.

Hotel yang mengandalkan suasana alam akan menjadi favorit baru termasuk konsep glamping yang mulai marak dibangun di beberapa daerah yang berada di sekitar hutan, pegunungan, dekat persawahan, dan sekitar pantai.

Saya yakin, konsep villa dan glamping tidak akan mengambil pasar hotel building yang sudah ada, namun ini merupakan pasar baru yang muncul dari non user yang sebelumnya tidak melirik hotel sebagai tempat wisata, sekarang menjadi user dengan market size yang semakin besar jumlahnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keragaman Lebah, Pangan dan Manusia

Minggu, 22 Mei 2022 | 22:18 WIB

Buku dan Literasi Indonesia

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:38 WIB

Semarang Menuju Kota Megapolitan

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:51 WIB

Punjungan

Minggu, 1 Mei 2022 | 14:30 WIB

Labur, Lebur, Luber (3L)

Jumat, 29 April 2022 | 21:07 WIB

Emansipasi Wanita: dari Wanita untuk Wanita

Kamis, 21 April 2022 | 13:00 WIB

Persiapan Jelang Mudik Covid-19

Selasa, 12 April 2022 | 20:06 WIB

Demokrasi Pengelolaan Laut

Rabu, 6 April 2022 | 11:00 WIB

Ber-NU dan Ber-PKB: Mencontoh Gus Yusuf Chudlori

Senin, 4 April 2022 | 08:48 WIB

Minyak Goreng, Sembako dan Politik Pangan

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:12 WIB

Pentingnya Manifest Muatan Barang

Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:40 WIB

Permenaker 2/2022: Manfaat atau Mudarat bagi Buruh?

Jumat, 18 Februari 2022 | 16:06 WIB

Jalan Tengah Penyelesaian Konflik Wadas

Rabu, 16 Februari 2022 | 10:43 WIB

Tali Jiwa dalam Tari Sintren

Selasa, 15 Februari 2022 | 23:38 WIB

Merintis Desa Mandiri Pangan

Senin, 14 Februari 2022 | 16:22 WIB

Bergerak Kreatif ke Masa Depan

Jumat, 11 Februari 2022 | 13:25 WIB
X