Maraknya Pelecehan Seksual di Indonesia, Pendidikan Karakter Gagal?

- Kamis, 2 Desember 2021 | 11:12 WIB
Dr H Abdul Rohman M Ag. (suaramerdeka.com / dok)
Dr H Abdul Rohman M Ag. (suaramerdeka.com / dok)

PELECEHAN dan kekerasan seksual menjadi isu aktual dalam beberapa bulan terakhir di Indonesia, apalagi setelah lahirnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi, diskusi tentang isu ini semakin ramai dilakukan.

Angka pelecehan dan kekerasan seksual memang menunjukkan angka yang masih tinggi di Indonesia.

Komnas Perempuan mencatat ada 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi sepanjang 2019, di mana 4.989 kasus di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual.

Bahkan angka kasus tersebut mengalami kenaikan hingga 700 persen (Ketik.unpad.ac.id., 2020).

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Perpanjang Masa Karantina Luar Negeri, Antisipasi Omicron

Data lain menjelaskan bahwa 82 persen perempuan Indonesia pernah mengalami pelecehan dan kekerasan seksual, dan hal itu dilakukan di ruang publik (idn times, 26 September 2021).

Pada masa pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020, angka kekerasan seksual terjadi peningkatan.

Pada tahun 2020, Komnas Perempuan telah menerima 461 laporan mengenai kekerasan seksual, dan melaporkan terjadi pelecehan 371 kasus, perkosaan 229 kasus, pelecehan seksual 181 kasus, pencabulan 166 kasus, percobaan pemerkosaan 10 kasus, persetubuhan 5 kasus (Siti Nurul Hikmah, 2021).

Yang lebih tragis, pelecehan dan kekerasan seksual ini terjadi di lembaga pendidikan, sebuah lembaga yang mestinya sebagai penjaga gawang moralitas.

Baca Juga: Dolar AS Pulih dari Kerugian Seiring Laporan Penyebaran Varian Omicron

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menengok Potensi Peran Milenial Kabupaten Brebes

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:12 WIB

Quo Vadis Kejaksaan RI?

Senin, 10 Januari 2022 | 09:12 WIB

Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia Pascapandemi

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:12 WIB

Digitalisasi Ibuisme

Kamis, 6 Januari 2022 | 12:30 WIB

Negeri-negeri Ambon Manise untuk Indonesia

Senin, 27 Desember 2021 | 08:45 WIB

Beri mereka waktu

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:12 WIB

Peran Ibu dalam Penguatan Literasi Digital

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:12 WIB

Di Balik Kebakaran Pasar Weleri

Minggu, 12 Desember 2021 | 17:42 WIB

Di Balik Meroketnya Harga Minyak Goreng

Kamis, 9 Desember 2021 | 07:45 WIB

Makna Angka 9 di Hari Jadi Ke–272 Blora

Senin, 6 Desember 2021 | 08:24 WIB

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB
X