Memanfaatkan Aplikasi TikTok untuk Mengajar Bahasa Inggris

- Selasa, 23 November 2021 | 11:52 WIB
Vinsensia Anisa Citta. (suaramerdeka.com / dok Pribadi)
Vinsensia Anisa Citta. (suaramerdeka.com / dok Pribadi)

Mungkin banyak orang mengenal TikTok hanya sebagai aplikasi untuk “joget joget” saja, tetapi kalau kita bisa memanfaatkan aplikasi yang sedang hits ini untuk membuat kreatifitas dalam mengajar Bahasa Inggris dan bisa kita aplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar jarak jauh kita, why not.

Kita terutama sebagai pengajar bisa menjadi jauh lebih kreatif dan membuat kegiatan belajar mengajar terutama Bahasa Inggris dengan jauh lebih asyik dan menarik terutama mengatasi kebosanan dalam pembelajaran jarak jauh seperti yang kita rasakan saat saat ini.

Dalam video video di aplikasi TikTok tersebut, kita bisa mengisi dengan pembelajaran pembelajaran Bahasa Inggris misalnya belajar tentang vocabularies, grammar, speaking dan lain lain.

Kita pun juga bisa mengajak murid kita untuk praktik speaking dengan menduetkan video kita, jadi para murid berasa praktik conversation dengan kita dan kita bisa memberikan penilaian berdasarkan hasil video duet conversation challenge.

Baca Juga: Sempat Buron, 1 Notaris Tersangka Pemalsu Dokumen Tanah Keluarga Nirina Zubir Ditangkap

Contohnya adalah dalam link ini https://www.tiktok.com/t/ZSeBtFQj8/  dan hasil surveinya adalah lebih seru asyik dan menyenangkan kalau dalam belajar Bahasa Inggris itu juga bisa menggunakan aplikasi aplikasi yang sedang hits.

Jadi menurut saya pribadi daripada mungkin kadang secara tidak sadar kita mengeluhkan keadaan dan sirtuasi saat ini yang belum stabil, lebih baik kita pribadi meningkatkan kompetensi diri kita masing masing untuk menjadi pengajar yang lebih kreatif dan memberikan kegiatan belajar Bahasa Inggris yang lebih menarik.

Secara Sebagian besar menganggap Bahasa inggris sebagai momok yang ditakuti dalam mempelajarinya.

Lebih banyak memikirkan kreatifitas memanfaatkan kecanggihan teknologi jaman sekarang, bukan hanya aplikasi tiktok melainkan bisa juga memanfaatkan aplikasi aplikasi lainnya.

Pepatah mengatakan bahwa jika kita tidak mau mengikuti perkembangan jaman yang jauh lebih maju, kita akan tertinggal, mau berubah kea rah lebih baik dan maju atau punah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menengok Potensi Peran Milenial Kabupaten Brebes

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:12 WIB

Quo Vadis Kejaksaan RI?

Senin, 10 Januari 2022 | 09:12 WIB

Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia Pascapandemi

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:12 WIB

Digitalisasi Ibuisme

Kamis, 6 Januari 2022 | 12:30 WIB

Negeri-negeri Ambon Manise untuk Indonesia

Senin, 27 Desember 2021 | 08:45 WIB

Beri mereka waktu

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:12 WIB

Peran Ibu dalam Penguatan Literasi Digital

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:12 WIB

Di Balik Kebakaran Pasar Weleri

Minggu, 12 Desember 2021 | 17:42 WIB

Di Balik Meroketnya Harga Minyak Goreng

Kamis, 9 Desember 2021 | 07:45 WIB

Makna Angka 9 di Hari Jadi Ke–272 Blora

Senin, 6 Desember 2021 | 08:24 WIB

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB
X