Memanfaatkan Aplikasi TikTok untuk Mengajar Bahasa Inggris

- Selasa, 23 November 2021 | 11:52 WIB
Vinsensia Anisa Citta. (suaramerdeka.com / dok Pribadi)
Vinsensia Anisa Citta. (suaramerdeka.com / dok Pribadi)

DEWASA ini, apalagi dalam situasi pandemi yang mengharuskan kegiatan belajar mengajar secara online membuat keterbatasan antara guru dan murid untuk berinteraksi secara langsung.

Hal ini juga memengaruhi motivasi belajar para murid, selain juga dengan adanya situasi pandemi yang belum stabil mempengaruhi mental para murid secara tidak langsung.

Saat ini saya sedang melanjutkan Pendidikan saya S3 Ilmu Pendidikan Bahasa konsentrasi Bahasa Inggris di Universitas Negeri Semarang dan mempelajari tentang isu-isu Pembelajaran Bahasa, saya tertarik dalam pembahasan satu topik mengenai Teacher’s Competence atau Kompetensi Guru.

Sebagai pengajar sekaligus pendidik, hendaknya kita dalam situasi yang seperti sekarang ini haruslah lebih kreatif dan inovatif untuk mengembangkan kompetensi kita dalam mengajar.

Baca Juga: Kasus Ibunda Arteria Dahlan Dimaki Wanita Muda di Bandara Soetta, Ahmad Saroni: Sangat Arogan

Saya pribadi juga memikirkan, mengusahakan dan mencoba mempraktikkan cara cara kreatif dalam mengajar terutama Bahasa Inggris.

Dengan survei yang saya lakukan terhadap beberapa mahasiswa saya, mereka Sebagian besar saat saat sekarang ini jarang membaca buku dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk main hp terutama media sosial.

Dalam hal ini kalau kita sebagai pengajar juga masih melakukan cara mengajar yang lama dan kurang mengikuti perkembangan jaman, mungkin akan membuat murid menjadi lebih bosan.

Karena hasil survei menunjukkan bahwa mahasiswa saya lebih sering melihat hp daripada membaca buku, saya mempunyai ide untuk mencoba membuat beberapa video dalam Bahasa Inggris di dalam aplikasi tik tok yang sedang hits di jaman now.

Baca Juga: Michael Bambang Hartono, Orang Terkaya Indonesia Kembali Masuk Timnas Bridge

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Buku dan Literasi Indonesia

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:38 WIB

Semarang Menuju Kota Megapolitan

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:51 WIB

Punjungan

Minggu, 1 Mei 2022 | 14:30 WIB

Labur, Lebur, Luber (3L)

Jumat, 29 April 2022 | 21:07 WIB

Emansipasi Wanita: dari Wanita untuk Wanita

Kamis, 21 April 2022 | 13:00 WIB

Persiapan Jelang Mudik Covid-19

Selasa, 12 April 2022 | 20:06 WIB

Demokrasi Pengelolaan Laut

Rabu, 6 April 2022 | 11:00 WIB

Ber-NU dan Ber-PKB: Mencontoh Gus Yusuf Chudlori

Senin, 4 April 2022 | 08:48 WIB

Minyak Goreng, Sembako dan Politik Pangan

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:12 WIB

Pentingnya Manifest Muatan Barang

Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:40 WIB

Permenaker 2/2022: Manfaat atau Mudarat bagi Buruh?

Jumat, 18 Februari 2022 | 16:06 WIB

Jalan Tengah Penyelesaian Konflik Wadas

Rabu, 16 Februari 2022 | 10:43 WIB

Tali Jiwa dalam Tari Sintren

Selasa, 15 Februari 2022 | 23:38 WIB

Merintis Desa Mandiri Pangan

Senin, 14 Februari 2022 | 16:22 WIB

Bergerak Kreatif ke Masa Depan

Jumat, 11 Februari 2022 | 13:25 WIB

Presiden Tetap Tidak Berkewajiban Resmikan Dewan Pers

Selasa, 8 Februari 2022 | 13:12 WIB
X