Islamic Entrepreneurship

Red
- Rabu, 9 Juni 2021 | 01:41 WIB
Wahyu Setiawan (Teguh)
Wahyu Setiawan (Teguh)

"Seorang pebisnis perlu memulai usaha dengan niat yang baik, bahwa tujuan usaha bukanlah semata-mata uang dan kekayaan, namun bisnis memiliki tujuan yang jauh lebih mulia."

KEMISKINAN dan kesenjangan sosial merupakan tantangan yang dihadapi umumnya oleh negara berkembang termasuk Indonesia. Masalah tersebut perlu diminimalisasi untuk menciptakan kehidupan bernegara yang makmur.

Hal tersebut juga merupakan poin penting dalam sustainable development goals (SDG’s) yang merupakan rencana global pemimpin dunia dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Indonesia sebagai target untuk diatasi pada 2030. Saat ini Indonesia memiliki tingkat kemiskinan yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 10,19 persen pada September 2020, sedangkan indeks gini atau ketimpangan ekonomi penduduk sebesar 0,385 yang merupakan angka yang cukup besar.

Pemerintah telah berusaha untuk mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan dengan berbagai program.

Sementara itu dalam konsep Islam juga ada instrumen zakat untuk menanggulangi masalah tersebut. Namun, ada salah satu konsep yang menarik untuk ditingkatkan perannya terlebih lagi bagi generasi muda atau milenial sehingga dapat berkontribusi dalam penanganan masalah perekonomian masyarakat dan menggerakkan ekonomi masyarakat secara khusus.

Konsep tersebut yaitu Islamic Entrepreneurship atau kewirausahaan Islam, karena ada pilar yang sangat solutif bagi masalah ekonomi yaitu prinsip memberi manfaat dan berbagi.

Sedangkan generasi muda merupakan generasi yang sangat potensial dengan semangatnya untuk berwirausaha dan semangat untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di sekitarnya.

Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas muslim dan memiliki banyak kampus Islam niscaya dapat mewujudkan Islamic Entrepreneurship secara luas.

Kampus- kampus yang islami dapat berperan aktif dalam mengajarkan pendidikan kewirausahaan Islam di kampus sehingga akan muncul banyak generasi muda wirausahawan muslim yang hebat.

Dalam mewujudkannya tentu saja butuh waktu dan usaha yang tinggi dan konsisten.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Fintech Syariah, Sang Primadona Transformasi Digital

Rabu, 23 November 2022 | 11:32 WIB

Ancaman Senyap Asap Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 19:19 WIB

PMA 68 dan Dinamika Akademik di Kampus

Kamis, 17 November 2022 | 16:57 WIB

Kepemimpinan Berorientasi Pengetahuan

Rabu, 16 November 2022 | 11:12 WIB

Memperkuat Jaringan Koperasi Syariah

Selasa, 15 November 2022 | 11:32 WIB

Utang atau Cetak Uang Baru?

Senin, 14 November 2022 | 11:12 WIB

Kepemimpinan dalam Organisasi Pembelajar

Sabtu, 12 November 2022 | 11:12 WIB

Mewaspadai Budaya Gila Kerja

Jumat, 11 November 2022 | 11:15 WIB

Sustainability dalam Bisnis Perusahaan

Kamis, 10 November 2022 | 11:12 WIB

Pungli dalam Pengurusan Warisan

Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:04 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Minggu, 23 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Peci untuk Cakades

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 21:55 WIB

Mencari Pemimpin Profetik

Senin, 10 Oktober 2022 | 12:03 WIB

Tragedi Oktober di Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:16 WIB

Mari Dukung Partisipasi Taiwan di ICAO

Jumat, 30 September 2022 | 21:47 WIB
X