Keberpihakan Konsumen dalam E-Commerce

Red
- Senin, 10 Mei 2021 | 00:00 WIB

Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, peningkatan konsumsi masyarakat untuk merayakan Lebaran relatif terasa. Dinamika di pusat-pusat perdagangan menggambarkan hal itu. Bahkan apa yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta, memunculkan keprihatinan banyak pihak. Kepadatan pengunjung memunculkan kerumunan yang otomatis mengakibatkan ketentuan dalam protokol kesehatan tak terpenuhi. Pemulihan ekonomi memang tidak boleh abai terhadap berbagai upaya mitigasi penyebaran Covid-19.

Keramaian yang terjadi di sentrasentra perdagangan menunjukkan dilema yang dihadapi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah pandemi. Saat permintaan meningkat, pengelola harus mengendalikan tempat belanja agar batas toleransi kehadiran pengunjung tidak dilanggar. Keterbatasan ruang menuntut perlunya kalangan UMKM secepatnya beradaptasi terhadap kemajuan teknologi informasi. Di sisi lain, mereka juga sedang dihadapkan oleh produk-produk impor yang membanjir deras ke pasar Indonesia.

Perkembangan itu mencemaskan pemerintah. Tidak mengherankan beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan menunjukkan kegeramannya terhadap produk-produk luar negeri. Sempat muncul lontaran untuk membenci produk-produk asing, yang kemudian diluruskan bahwa apa yang dikemukakan sebenarnya tertuju pada e-commerce yang berisiko membunuh UMKM domestik. Memang perdagangan daring juga telah meningkatkan peluang pasar produk Indonesia.

Kemajuan teknologi ibarat dua sisi mata uang. Pada salah satu sisinya, nyata ancaman kehancuran UMKM tertentu. Dikabarkan ada hijab bikinan Tiongkok yang hanya dijual seharga Rp 1.900 sebuah. Pemasarannya dilaukan lewat perdagangan secara elektronik, sehingga jangkauannya luas. Penetapan harga seperti itu disebut predatory pricing, karena para pesaing praktis tidak mampu menandingi. Efeknya mereka harus banting setir dalam usahanya, bahkan bukan tidak mungkin meninggalkan bisnis.

Predatory pricing ditengarai ditetapkan perusahaan e-commerce dari luar negeri. Fenomena yang membuat tertib berniaga di platformdigital sangat dibutuhkan, demi eksistensi kalangan UMKM negeri ini. Ada yang menengarai, big data dan artificial inteligence digunakan oleh perusahaanperusahaan asing yang berbasis digital untuk mengetahui selera konsumen Indonesia sekaligus ëímemata-mataiíí dunia usahanya. Hasilnya adalah produk-produk laris dari luar negeri yang dijual sangat murah.

Ketentuan untuk menata perdagangan secara online agar dunia usaha negeri ini, termasuk UMKM, terlindung dan memperoleh manfaat optimal dibutuhkan. Namun, tak mudah mengelola dunia maya ketika tetap adapihak-pihak yang berniat memenangi persaingan dengan segala car. Karena itu, senantiasa menggaungkan kebanggaan akan produk dalam negeri jangan kendor. Penetapan 5 Mei sebagai Hari Bangga Buatan Indonesia menjadi salah satunya, yang tentu perlu dibarengi dengan keberpihakan konsumen.

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Main Diksi dalam Hukum Karantina

Jumat, 30 Juli 2021 | 00:20 WIB

Pencabutan Status Darurat di Malaysia

Jumat, 30 Juli 2021 | 00:10 WIB

Investasi di Tengah Penurunan Bunga

Jumat, 30 Juli 2021 | 00:00 WIB

Ideologi Global untuk Perubahan Iklim

Kamis, 29 Juli 2021 | 02:52 WIB

Melawan Gerakan Inkonstitusional

Kamis, 29 Juli 2021 | 02:46 WIB

Jalur Koridor Ekonomi Asia Tenggara

Rabu, 28 Juli 2021 | 04:20 WIB

Strategi UMKM Pasca-PPKM

Rabu, 28 Juli 2021 | 04:15 WIB

Ketepatan Sasaran dalam Salurkan Bantuan

Selasa, 27 Juli 2021 | 02:54 WIB

Kebanggaan dari Cantika dan Eko Yuli

Selasa, 27 Juli 2021 | 02:34 WIB

Telemedicine Pelayanan saat Pandemi

Selasa, 27 Juli 2021 | 02:29 WIB

Strategi Pengentasan Kemiskinan

Senin, 26 Juli 2021 | 10:24 WIB

MUI, Umara, dan Umat

Senin, 26 Juli 2021 | 03:49 WIB

Waspadai Ketimpangan Perkotaan

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:28 WIB

Kecepatan dan Penyaluran Anggaran Daerah

Jumat, 23 Juli 2021 | 05:44 WIB

Merajut Ekonomi Pancasila

Jumat, 23 Juli 2021 | 05:40 WIB

Mencegah Klaster di Proyek Infrastruktur

Kamis, 22 Juli 2021 | 03:17 WIB
X